40% Warga Surabaya Tak Percaya Tertular COVID-19 di Masjid, DMI Jatim: Rasional

Amir Baihaqi - detikNews
Senin, 20 Jul 2020 13:52 WIB
Poster
Ilustrasi COVID-19 (Foto: Edi Wahyono/detikcom)
Surabaya -

Sebuah survei menyebut sebanyak 40 persen warga Surabaya percaya bahwa kecil kemungkinan untuk tertular virus Corona di tempat ibadah. Survei itu dilakukan LaporCovid-19.org dan Social Resilience Lab Nanyang Technological University (NTU) Singapura.

Lalu bagaimana tanggapan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jatim terkait survei itu?

"Kalau menurut saya itu satu hal yang wajar karena kegiatan di masjid itu setiap hari kan tidak pakai karpet. Terus setiap hari disemprot disinfektan. Berarti kan bersih," kata Ketua Umum PW DMI Jatim KH M Roziqi kepada detikcom saat dikonfirmasi, Senin (20/7/2020).

Tak hanya itu, Roziqi juga menyebut saat ini hampir seluruh masjid telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Tak hanya pada Salat Jumat, namun juga saat salat 5 waktu setiap hari.

"Kemudian rata-rata masjid ini kan boleh dikatakan menyadari mau Jumatan mau salat fardlu kan mesti dipakai thermal gun dan semua sudah menyediakan cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer," terang Roziqi.

"Dan phsysical distancing-nya lumayan lah. Hampir semua sudah menerapkan. Dan di masjid ini kan kumpulnya tak lama. Paling 1 jam selesai itu ya selesai. Nah kalau melihat posisi itu bisa dikatakan sangat rasional," tambahnya.

Tonton video 'Risma Sidak Warga Tak Pakai Masker Hingga Tegur Kerumunan di Warkop':

Selanjutnya
Halaman
1 2