Kasus Jenazah Batal Dikubur, Korban Sempat Cekcok dengan Sang Adik

Kasus Jenazah Batal Dikubur, Korban Sempat Cekcok dengan Sang Adik

Sugeng Harianto - detikNews
Sabtu, 18 Jul 2020 15:39 WIB
Jenazah pria di Ngawi batal dikuburkan karena mengeluarkan darah dari mulut dan hidung. Sebelum meninggal, pria itu sempat cekcok dengan sang adik.
Kasat Reskrim Polres Ngawi, AKP I Gusti Agung Ananta Pratama/Foto: Sugeng Harianto
Ngawi - Jenazah pria di Ngawi batal dikuburkan karena mengeluarkan darah dari mulut dan hidung. Sebelum meninggal, pria itu sempat cekcok dengan sang adik.

Pria yang meninggal tersebut yakni Didik Sugianto (35). Ia merupakan warga Desa/Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi. Kini pihak kepolisian telah mengamankan adik korban.

"Memang kami amankan adiknya. Setelah dapat laporan dan kami lakukan olah TKP," ujar Kasat Reskrim Polres Ngawi, AKP I Gusti Agung Ananta Pratama saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (18/7/2020).

Adik korban berinisial DD. Meski telah diamankan, lanjut Agung, DD masih dalam sebatas saksi untuk dimintai keterangan.

"Memang kita amankan setelah ada laporan kejanggalan pada jenazah Didik," imbuhnya.

Dia mengatakan, berdasarkan keterangan beberapa saksi, sang adik dan Didik sempat cekcok. "Kami masih amankan saja. Karena berdasarkan keterangan saksi, sebelum korban meninggal sempat cekcok dengan adiknya," Jelasnya.

Agung menambahkan, DD yang berusia 25 tahun itu kini masih dimintai keterangan. Menurutnya, korban mengalami luka yang diduga dipukul dengan benda tumpul.

"Saat ini masih menunggu tim forensik Polri cabang Polda Jatim di RS Bhayangkara Kediri. Nanti oleh tim akan dilakukan autopsi," pungkasnya. (sun/bdh)