Lumbung Pangan Jadi Kontrol Harga Sembako di Jatim

Faiq Azmi - detikNews
Kamis, 09 Jul 2020 22:34 WIB
Layanan lumbung pangan yang digagas Pemprov Jatim kini melakukan perluasan wilayah pelayanan hingga ke 19 daerah kabupaten/kota di Jatim. Perluasan layanan penyediaan sembako murah dengan model belanja online, sebagai upaya membiasakan warga Jatim dengan transaksi cashless atau nontunai.
Launching perluasan layanan Lumbung Pangan Jatim/Foto: Faiq Azmi
Surabaya -

Layanan lumbung pangan yang digagas Pemprov Jatim kini melakukan perluasan wilayah pelayanan hingga ke 19 daerah kabupaten/kota di Jatim. Perluasan layanan penyediaan sembako murah dengan model belanja online, sebagai upaya membiasakan warga Jatim dengan transaksi cashless atau nontunai.

"Sebenarnya uji coba pengembangan layanan ke 19 daerah lumbung Pangan Jatim ini sudah lima hari yang lalu. Tapi karena hari ini dari BI dan PT Pos bisa datang, maka kita luncurkannya hari ini," kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Kamis (9/7/2020).

Khofifah menjelaskan, lumbung pangan kini memperluas layanan ke Jombang, Nganjuk, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, dan Kota Madiun. Sebelumnya, layanan lumbung pangan Jatim melayani Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Bangkalan, Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu.

Perluasan layanan Lumbung Pangan Jatim ke wilayah pantura, mataraman, hingga tapal kuda itu ditandai dengan pemberangkatan paket sembako murah dari Grahadi. Pemberangkatan sembako murah juga diberangkatkan oleh para driver ojek online.

Untuk ke depannya, Khofifah menyampaikan layanan lumbung pangan akan diperluas ke 9 daerah lagi di Jatim. Rencananya, mulai pekan depan ada 28 kab/kota yang akan bisa menikmati layanan sembako murah melimpah dengan fasilitas gratis biaya pengiriman.

"Target kita adalah 25 pasar yang dijadikan sampling BPS mulai Surabaya, Bojonegoro, Probolinggo, Jember itu bisa kita sasar. Sehingga lumbung pangan ini akan menjadi referensi, misalnya harga gula sekarang berapa oh ternyata sedang di bawah HET karena musim giling, harga telur berapa, bawang merah berapa dan seterusnya," kata Khofifah.

Jika harga pasar terkontrol, maka perlindungan konsumen juga akan terjaga. Begitu pula saat musim panen dan ketersediaan melimpah, lumbung pangan akan melakukan penjangkauan sehingga proteksi pada petani juga bisa dilakukan.

Selanjutnya
Halaman
1 2