200 Warga Madiun Terjaring Razia Saat Berkerumun Tak Bermasker

Sugeng Harianto - detikNews
Minggu, 05 Jul 2020 13:37 WIB
polres madiun
Kapolres Madiun memasang masker kepada warga yang tak pakai masker (Foto: Sugeng Harianto)
Madiun -

Sekitar 200-an warga Madiun terjaring razia oleh Forkopimda saat berkerumun dan tidak bermasker. 200-an warga itu terjaring razia di tiga lokasi, yakni alun-alun Caruban, Taman Kota, dan simpang empat Dumpil.

"Betul semalam kami menggelar razia saat malam Minggu, memang biasanya rame banyak yang cari hiburan. Ada sekitar 200-an," ujar Kapolres Madiun AKBP Eddwi Kurniyanto saat dikonfirmasi wartawan di Pendopo Ronggo Jumeno Caruban, Madiun Minggu dini hari (5/7/2020).

Jumlah angka 200 warga yang terjaring razia itu, kata Eddwi, diketahui dari jumlah masker yang diberikan kepada warga. Dalam razia setiap warga yang kedapatan tidak bermasker diberikan masker dan sosialisasi terkait pencegahan COVID-19.

"Total masker yang sudah diberikan sekitar 200-an sekaligus kita berikan sosialisasi pencegahan COVID-19. Mereka yang kita beri masker saat terjaring razia bandel," kata Eddwi.

Eddwi mengatakan razia dan penbagian masker ini untuk upaya menekan penyebaran COVID-19 di Kabupaten Madiun. Kegiatan ini merupakan bagian dari patroli tangguh dengan membagikan masker siang malam.

"Jadi kami terus melakukan blusukan dengan membuat program patroli tangguh. Siang malam kita bergilir memantau tempat keramaian. Yang tidak bawa masker kita berikan," tandasnya.

Sasaran dalam patroli tangguh, yakni di tempat pemberhentian pengendara sepeda motor atau traffic light dan pedagang pasar. Selain membagikan masker, polisi juga memberikan sosialisasi agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan untuk menyambut new normal.

Tonton video 'Visualisasi Ini Tunjukkan Jenis Masker Paling Ampuh Menahan Droplet':

(iwd/iwd)