Ini Upaya Pemkot Surabaya Tangani Ibu Hamil di Tengah Pandemi Corona

Esti Widiyana - detikNews
Sabtu, 27 Jun 2020 10:25 WIB
Pemkot Surabaya memastikan pelayanan kesehatan untuk ibu hamil tidak terganggu di tengah pandemi Corona. Pemkot telah bekerja sama dengan beberapa rumah sakit.
Kadinkes Surabaya Febria Rachmanita/Foto: Esti Widiyana
Surabaya -

Pemkot Surabaya memastikan pelayanan kesehatan untuk ibu hamil tidak terganggu di tengah pandemi Corona. Pemkot telah bekerja sama dengan beberapa rumah sakit.

Kadinkes Surabaya Febria Rachmanita mengatakan, terdapat lima rumah sakit rujukan yang siap memberikan perawatan dan pelayanan kesehatan. Hal itu sebagai upaya untuk meminimalisir kasus kematian ada ibu hamil.


"Pelayanan ibu hamil dan untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Untuk menghindari itu, kami ada lima RS ibu dan anak rujukan. Seperti RS Putri RSIA Kendangsari, RS Al-Irsyad, RSUD Soewandhie dan RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH)," kata Feny, sapaan akrabnya di Balai Kota Surabaya, Jumat (26/6/2020).

"Insyaallah mudah-mudahan pelayanan kepada ibu hamil tidak terganggu. Semoga bisa aman semua," tambahnya.


Berdasarkan data Dinkes Surabaya hingga Senin (22/6), setidaknya terdapat sekitar 20 ibu hamil yang terpapar COVID-19. Oleh sebab itu, pemkot memberikan pelayanan khusus untuk ibu hamil di RS.

"Ibu hamil yang terpapar kalau melihat dari data yang ada terlalu banyak. Ada kurang lebih sekitar 20 sampai dengan data terakhir hari Senin," paparnya.

Tonton juga 'Cerita Neesa Karunia, Ibu Hamil yang Berjuang di Tengah Pandemi':

[Gambas:Video 20detik]

Menurutnya, ibu hamil yang memiliki penyakit penyerta lebih rentan terpapar COVID-19. Namun dia mengimbau kepada ibu hamil agar tetap menjaga imunitas tubuhnya.

"Ibu hamil karena dia harus menjaga dan memiliki imunitas bagus. Karena ibu hamil yang rentan itu yang punya penyakit penyerta, diabet, hipertensi dan asma," pungkasnya.

(sun/bdh)