Selama 2 Jam Rapid Test Digelar Massal di Siola, 20 Warga Surabaya Reaktif

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Jumat, 29 Mei 2020 14:20 WIB
rapid test dan tes swab massal di surabaya
Pemeriksaan rapid test dan tes swab massal di Surabaya (Foto: Deny Prastyo Utomo/detikcom)
Surabaya -

Selama kurang lebih 2 jam menjalankan rapid test di halaman Gedung Siola, petugas medis menemukan 20 warga Surabaya reaktif. Mereka pun langsung menjalani tes swab di lokasi.

"Pagi ini dari 72 yang mengikuti tes tadi, ternyata terdapat sekitar 20 yang reaktif. Ini baru berjalan sekitar 2 jam," kata Sekertaris Utama BIN Bambang Sunarwibowo kepada wartawan di lokasi rapid test Jalan Tunjungan, Kamis (29/5/2020).

Dia mengharapkan dengan rapid test dan tes swab kali ini, tambah dia, Pemkot Surabaya bisa melakukan penyaringan orang-orang yang terkena COVID-19. Sehingga bisa ditangani lebih baik oleh Pemkot Surabaya.

Sementara Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku warga yang menjalani rapid test dan hasilnya reaktif langsung dilakukan tes swab. Setelah swab hasilnya positif dan menunjukkan gejala langsung dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan lanjutan.

"Tapi jika positif namun tidak menunjukkan gejala langsung diisolasi di Asrama Haji Sukolilo dan tiga hotel yang sudah ditunjuk Pemkot Surabaya. Nantinya mereka akan diisolasi sekitar 2 minggu dan akan dilakukan tahapan selanjutnya," tegas Risma di lokasi.

Pemkot Surabaya bekerja sama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) menggelar rapid test dan tes swab massal. Tes tersebut diikuti ratusan warga Surabaya dari zona merah. Ini diharapkan bisa membantu percepatan penanganan COVID-19 di Surabaya.

Rapid test dan tes swab massal itu digelar di halaman Gedung Siola Jalan Tunjungan. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama Sestama BIN, Komjen Pol Bambang Sunarwibowo juga hadir untuk memantau secara langsung.

(fat/fat)