Tenaga Medis Unair Tanggapi 'Indonesia Terserah' yang Viral

Esti Widiyana - detikNews
Selasa, 19 Mei 2020 15:54 WIB
RS Unair
RS Unair/Foto file: Esti Widiyana
Surabaya -

Tenaga Kesehatan Unair menyebut tagar 'Indonesia Terserah' sebagai wujud kekecewaan terhadap masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Namun tim medis tetap akan melayani masyarakat.

"Kalau yang datang melebihi tempat tidur dan kita nggak ada tempat tidur, ya kenyataannya begitu. Nakes itu di hilir kalau terjadi penularan di hulu (masyarakat) itu susah. Bukan wewenang rumah sakit tapi ada wewenang lebih tinggi," jelas Jubir Tim Satgas Corona RS Unair dr Alfian Nur Rasyid SpP saat dihubungi detikcom, Selasa (18/5/3020).

Menurutnya, jika kondisi seperti ini terus terjadi, kasus Corona akan terus melonjak. Khususnya di Surabaya. Sebab, masyarakat yang diberi kelonggaran PSBB justru memanfaatkannya dengan pergi ke pusat perbelanjaan. Terlebih masih banyak warga yang keluar rumah tanpa menggunakan masker.


"Mereka bingar-bingar keluar tanpa menggunakan masker, bawa tapi ditaruh dijanggut. Itu berisiko tertular atau bahkan menularkan," ujarnya.

Ia menambahkan, tenaga kesehatan (nakes) di RS Unair mulai merasa lelah. Bukan hanya kepada masyarakat, tapi juga terhadap kebijakan pemerintah.

"Kami mulai lelah. Masyarakat itu kan mengikuti kebijakan, beberapa patuh, beberapa melanggar. Kalau kebijakan tepat mereka mungkin tidak akan melanggar karena ada batasan, finalti atau batasan, sanksi," jelasnya.

Miris dengan Kondisi saat Ini, Netizen: #TerserahIndonesia:


selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2