Demo Protes Relokasi Saluran Air di Jember Ricuh, 6 Mahasiswa Terluka

Yakub Mulyono - detikNews
Senin, 09 Mar 2020 18:14 WIB
Unjuk rasa ratusan petani bersama Mahasiswa PMII di depan Kantor Pemkab Jember berakhir ricuh. Enam mahasiswa dilarikan ke rumah sakit karena terjadi benturan fisik dengan aparat.
Demo yang berujung ricuh di Jember/Foto: Tangkapan Layar
Jember -

Demo ratusan petani bersama Mahasiswa PMII di depan Kantor Pemkab Jember berakhir ricuh. Enam mahasiswa dilarikan ke rumah sakit karena terjadi benturan fisik dengan aparat.

Demo itu memprotes relokasi saluran air yang dilakukan sebuah pabrik semen di Kecamatan Puger. Sebab akibat relokasi itu, banyak petani yang akhirnya kesulitan air.

Awalnya, demo berlangsung tertib. Suasana memanas ketika demonstran merasa aksi mereka tak direspons Bupati Faida. Akhirnya terjadi aksi saling dorong dengan petugas keamanan yang berujung bentrok fisik.

Informasi yang diperoleh detikcom, empat mahasiswa harus mendapatkan perawatan serius di UGD RS Jember Klinik. Sedangkan dua lainnya dirawat di UGD RS Kaliwates.


Enam mahasiswa yang saat ini mendapat perawatan serius yakni Alvian Zaenal Ansori, Faisol, Husein, Labib Faruk, Natali dan Yoyok. Mereka terluka di bagian kepala, tangan dan kaki.

"Kericuhan itu sekitar jam 2 siang tadi. Saya kena tendang, kena pukul di bagian wajah, tangan kanan dan kiri. Dan karena melindungi diri dari pukulan polisi, saya sampai terjatuh, dan jari tangan saya diinjak serta digerus gitu," kata salah seorang korban, Alvian Zaenal Ansori, Senin (9/3/2020).

Menurut Alvian, bentrok terjadi saat demonstran bermaksud memasang banner protes di gerbang pemkab. Namun upaya itu dilarang petugas.

Tonton juga Demo Mahasiswa Usai, Pintu Gerbang DPR Jadi Sasaran Foto :


Selanjutnya
Halaman
1 2 3