Banjir Kiriman dari Madiun Rendam Dua Desa di Ngawi

Sugeng Harianto - detikNews
Selasa, 11 Feb 2020 12:25 WIB
banjir di ngawi
Banjir kiriman di Ngawi (Sugeng Harianto/detikcom)
Ngawi -

Banjir luapan Bendungan Kedungbrubus, Kecamatan Pilangkenceng, Madiun, mulai berdampak di dua desa Kabupaten Ngawi. Dua desa yang terendam banjir adalah Desa Babatan, Kecamatan Pangkur, dan Desa Ringinanom, Kecamatan Karangjati.

"Yang sudah masuk data ada dua desa tergenang banjir, yakni Desa Babatan, Pangkur, dan Ringinanom, Karangjati. Alhamdulillah belum masuk rumah warga karena kebanyakan struktur rumah tinggi fondasinya," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Ngawi Teguh Puryadi saat dihubungi detikcom, Selasa (11/2/2020).

Dia menambahkan banjir menggenangi jalan desa dengan ketinggian 20-60 cm termasuk halaman rumah warga. Banjir yang terjadi ini, lanjut Teguh, merupakan kiriman dari Kecamatan Pilangkenceng, Madiun.

"Banjir yang datang itu dari daerah Madiun Kecamatan Pilangkenceng. Kemarin (Senin, 10 Februari) hujan terus akhirnya nyampe di Kabupaten Ngawi. Di Pilangkenceng, Madiun, itu ada dua waduk, namanya Waduk Notopuro dan Waduk Kedungbrubus. Terus air itu dari Gunung Pandan," katanya.

Teguh mengungkapkan pihaknya menyiapkan posko siaga bagi korban banjir. Terdiri atas BPBD, TNI dan Polri, serta relawan. Pihaknya juga memantau Sungai Moneng, yang meluapkan air hingga rumah warga banjir.

"Kami masih tetap pantau di lapangan di dekat Sungai moneng yang meluap menyebabkan banjir," tandasnya.

(fat/fat)