Jatim Hari Ini: Soal Vonis Pelajar Bunuh Begal hingga Kasus Ayah Perkosa Putri

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 23 Jan 2020 20:19 WIB
Ayah yang memperkosa dua putri kandung/Foto file: Adhar Muttaqin
Surabaya -

Ada sejumlah berita dari Jawa Timur yang hari ini mencuri perhatian banyak pembaca. Mulai dari soal vonis pelajar yang membunuh begal hingga kasus ayah memperkosa dua putri kandung.

Berikut rangkuman beritanya:

Pelajar yang Bunuh Begal Karena Bela Pacar Divonis 1 Tahun Pembinaan

PN Kepanjen Kabupaten Malang memvonis Zl (17), pelajar yang membunuh begal dengan pembinaan. Ia harus menjalani pembinaan selama satu tahun.

Vonis itu diberikan karena ZL terbukti menganiaya korban hingga meninggal dunia. Putusan dibacakan hakim tunggal Nuny Defiary dalam sidang lanjutan di PN Kepanjen. Sidang pembacaan putusan digelar terbuka, berbeda dengan persidangan sebelumnya. Persidangan digelar maraton mengacu pada sistem peradilan anak.

"Kami punya waktu 7 hari ini untuk menerima atau banding atas putusan hakim tadi. Jadi belum bisa dikatakan menerima, karena kita akan pikir-pikir dulu," kata kuasa hukum ZL, Bhakti Riza Hidayat kepada wartawan di PN Kepanjen, Jalan Panji, Kabupaten Malang, Kamis (23/1/2020).


Menurutnya, hakim memvonis ZL dengan pembinaan di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Darul Aitam. LKSA itu berada di Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.

"Vonisnya pembinaan satu tahun di LKSA. Ini sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang dibacakan pada persidangan sebelumnya," imbuhnya.

Bhakti menegaskan, ZL mengakui telah melakukan penikaman. Namun itu dilakukan karena ada aksi pemerasan dan pengancaman pemerkosaan.

"Tapi mengapa kemudian Ibu Hakim tidak concern terhadap Pasal 49 KUHP. Bagaimana melakukan perbuatan itu (penikaman) itu karena membela diri. Dan ini yang tidak menjadi acuan hakim saat memberi keputusan," lanjutnya.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2 3