detikNews
Senin 02 Desember 2019, 19:07 WIB

Angin Kencang Kembali Terjang Mojokerto, Begini Dampaknya

Enggran Eko Budianto - detikNews
Angin Kencang Kembali Terjang Mojokerto, Begini Dampaknya Tenda kontes sapi ambruk diterjang angin kencang (Foto: Enggran Eko Budianto)
Mojokerto - Angin kencang kembali menerjang sebagian wilayah Kabupaten Mojokerto. Terjangan angin merusak sejumlah bangunan, menumbangkan pepohonan dan instalasi listrik di 4 desa. Bahkan sebuah arena kontes hewan ternak yang digelar Pemkab Mojokerto porak poranda.

Pantauan detikcom di lokasi, angin kencang menumbangkan 4 tiang penyangga kabel milik PLN di Desa Medali, Kecamatan Puri. Akibatnya, kabel listrik itu jatuh ke permukaan tanah di tepi jalan desa tersebut.

Di Desa Tangunan, Kecamatan Puri, angin kencang merusak 3 warung milik warga. Atap ketiga warung berupa seng dan asbes berjatuhan. Sementara pohon-pohon di jalan Desa Medali dan Kebonagung, Kecamatan Puri banyak yang tumbang.

Dampak paling parah terlihat di lapangan Desa Kebonagung. Terjangan angin kencang memporak-porandakan 4 tenda peserta lomba kontes sapi dan kambing.

Tenda untuk Plt Bupati Mojokerto dan para tamu undangan seluas 12x24 meter persegi ambruk keseluruhan. Tenda serupa seluas 12x12 meter persegi untuk lapak sponsor juga roboh.


Di lapangan ini sedianya Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto menggelar pameran produk unggulan dan kontes ternak sapi dan kambing selama dua hari. Yaitu mulai sore ini hingga Selasa (3/12) sore.

Kontes ini diikuti para peternak dari 18 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Setiap kecamatan mengirimkan 8-9 perwakilannya. Plt Bupati Mojokerto Pungkasiadi dijadwalkan hadir pada pameran produk unggulan serta penganugerahan pemenang kontes kambing dan sapi besok.

Salah seorang peserta kontes sapi Lukman hakim (19) mengatakan, hujan deras disertai angin kencang menerjang arena kontes sekitar pukul 15.30 WIB. Menurut dia, sebelum itu hujan intensitas sedang mengguyur lokasi selama 30 menit.

"Anginnya dari arah utara sangat kencang sekitar 15 menit. Semuanya panik," kata Lukman, asal Kecamatan Sooko, Mojokerto kepada detikcom di lokasi, Senin (2/12/2019).

Saking kencangnya angin, lanjut Lukman, tenda yang dia tempati juga nyaris ikut terbang. Dia bersama 6 peserta lainnya memegangi tiang tenda tersebut agar tidak tersapu angin.

"Kalau di tenda untuk Bupati dan tamu undangan tadi banyak orang berteduh. Saat ambruk, sekitar 10 orang yang tertimpa. Tapi tidak ada yang luka parah," ungkapnya.


Peserta asal Kecamatan Bangsal Abdul Kholik menjelaskan, saat angin kencang menerjang, dirinya sedang berteduh di bawah tenda untuk Plt Bupati Mojokerto yang ambruk. Beruntung saat tenda besar itu roboh, terdapat truk di bawahnya. Sehingga kerangka tenda dari besi tidak langsung menimpa puluhan orang di bawahnya.

"Selamatnya ada truk itu. Begitu ambruk saya langsung lari ke tenda sebelah. Karena hujan masih deras sampai sejam setelah angin," terangnya.

Akibat kerjadian ini, Kholik berencana langsung pulang bersama sapi miliknya. "Sepertinya kontesnya dibatalkan karena sudah banyak yang pulang. Saya juga mau pulang," ujarnya.

Salah seorang panitia dari Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto yang enggan menyebutkan namanya menuturkan, seharusnya sore tadi panitia menggelar penilaian kontes sapi dan kambing. Karena terjangan angin kencang, acara tersebut batal digelar.

"Akibat angin kencang ini kami belum tahu acara besok jadi digelar atau tidak," tandasnya.


Tonton juga Bus Kramat Jati Terperosok ke Parit di Tol Sumo, 2 Orang Tewas :

[Gambas:Video 20detik]


(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com