Diduga Depresi, Pria di Jember Lompat dari Mobil yang Sedang Melaju

Diduga Depresi, Pria di Jember Lompat dari Mobil yang Sedang Melaju

Yakub Mulyono - detikNews
Rabu, 27 Nov 2019 10:13 WIB
Diduga Depresi, Pria di Jember Lompat dari Mobil yang Sedang Melaju
Lokasi pria lompat dari mobil/Foto: Istimewa
Jember - Seorang pria di Jember melompat dari dalam mobil yang sedang melaju. Akibatnya, pria yang diduga depresi itu terjatuh ke sungai yang berada di sisi kiri jalan.

Korban ditemukan di rumah salah satu warga dalam kondisi seperti orang ketakutan. "Benar memang ada pria yang melompat dari dalam mobil dan jatuh ke sungai. Ditemukan di rumah warga sekitar lokasi. Korban diduga depresi," kata Kapolsek Sumbersari Kompol Faruk Mustafa, Rabu (27/11/2019).

Menurut Faruk, korban diketahui bernama Jumadi (45), warga Dusun Besuk, Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung. Dia naik mobil travel pulang dari Bandara Juanda, Surabaya. Korban melompat dari dalam mobil ketika kendaraan melintasi jembatan di Desa Wirolegi, Kecamatan Sumbersari.


"Kejadiannya Selasa (26/11) malam, sekitar pukul 19.30 WIB. Dia melompat dari dalam mobil ketika kendaraan baru saja melaju karena melewati traffic light," terang Faruk.

Ulah Jumadi sempat membuat sopir dan penumpang panik. Apalagi tubuh Jumadi terlihat meluncur ke sungai. Mereka menduga Jumadi sengaja bunuh diri.

"Begitu kami mendapat laporan, langsung menuju ke lokasi. Dibantu BPBD kita sempat melakukan pencarian menyusuri sungai," terang Faruk.

Tak berselang lama, polisi mendapat informasi ada warga yang rumahnya dimasuki pria tak dikenal. Menurut informasi, pria itu terlihat ketakutan.

"Ada informasi di rumah warga bernama Wawan, ada pria tak dikenal ada di dalam rumah itu. Setelah kita cek, ternyata memang benar pria itu Jumadi. Rumah Wawan dengan lokasi Jumadi melompat sekitar 300 meter," terang Faruk.

Saat ditemukan, Jumadi seperti orang ketakutan. Dia sempat menanyakan kondisi ibunya yang satu rombongan di mobil travel yang dia naiki. Pria itu kemudian dibawa ke Mapolsek Sumbersari. Sejumlah luka juga tampak di tangannya. Oleh polisi, Jumadi selanjutnya dibawa ke Puskesmas.


"Sudah dibawa ke Puskesmas untuk mendapat perawatan," kata Faruk.

Saat ditanya, sambung Faruk, Jumadi mengaku melompat dari dalam mobil karena merasa mual. Bahkan sebelum melompat, Jumadi sempat meminta pindah tempat duduk dari belakang ke depan.

"Tapi belum sempat mobil berhenti, dia tiba-tiba melompat ke luar mobil," pungkas Faruk.
Halaman 2 dari 2
(sun/bdh)
Berita Terkait