Imbas Pasar Ngunut Terbakar, 522 Pedagang Direlokasi ke Pasar Hewan

Imbas Pasar Ngunut Terbakar, 522 Pedagang Direlokasi ke Pasar Hewan

Adhar Muttaqin - detikNews
Selasa, 12 Nov 2019 15:19 WIB
Puing Pasar Ngunut yang terbakar (Adhar Muttaqin/detikcom)
Puing Pasar Ngunut yang terbakar (Adhar Muttaqin/detikcom)
Tulungagung - Pedagang Pasar Ngunut untuk sementara mendapat tempat berdagang baru. Disperindag Tulungagung akhirnya memilih pasar hewan sebagai tempat relokasi sementara ratusan pedagang yang menjadi korban kebakaran Pasar Ngunut.

Kepala Disperindag Tulungagung Imroatul Mufidah mengatakan pemilihan pasar hewan sebagai tempat relokasi telah melalui berbagai pertimbangan, mulai ketersediaan lahan, akses jalan, hingga daya tampung.

"Nantinya aktivitas pasar hewan akan kami pindah sementara ke Pasar Hewan Boyolangu. Pasar Hewan Ngunut kami pilih karena merupakan lahan sendiri dan lokasinya luas, cukup untuk menampung semua pedagang," kata Imroatul, Selasa (12/11/2019).

Pihaknya membatalkan rencana relokasi sebelumnya akan ditempatkan di jalan raya sisi timur pasar. Sebab, apabila relokasi di lokasi itu, dikhawatirkan akan mengganggu arus lalu lintas. Selain itu, kapasitas lokasi sangat terbatas.


"Kami targetkan proses pembangunan tempat penampungan sementara bisa dilakukan satu bulan mendatang. Sedangkan untuk pembangunan sendiri kami akan memanfaatkan biaya tak terduga (BTT) APBD 2019," ujarnya.

Penggunaan BTT merupakan opsi paling rasional yang bisa ditempuh dalam waktu dekat. Apabila menggunakan APBD 2020, tidak memungkinkan karena saat ini pembahasan anggaran telah hampir final.

"Untuk menggunakan BTT kami tidak tergesa-gesa, kami harus mengikuti aturan yang ada, sehingga tidak menyalahi ketentuan dan menjadi masalah di kemudian hari," imbuhnya.

Lebih lanjut Kadisperindag Tulungagung ini menjelaskan pemerintah daerah akan berupaya semaksimal mungkin dalam memfasilitasi para pedagang agar bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala.


"Tujuan kami, pedagang bisa segera berjualan. Nah, dari pendataan, jumlah pedagang yang akan direlokasi 522, ini khusus yang menjadi korban kebakaran saja, sedangkan ratusan pedagang di hanggar pasar pagi tetap, karena tidak terdampak," jelasnya.

Pihaknya mengklaim para pedagang sepakat untuk dilakukan relokasi sementara di pasar hewan. Sedangkan terkait aktivitas para pedagang sebelum tempat relokasi terbangun, saat ini rata-rata memanfaatkan kawasan di sekitar pasar untuk berjualan.

"Tapi kami tidak menyarankan (berjualan di sekitar pasar) lo ya," kata Imroatul.

Sementara itu, salah satu pedagang, Dwi Rojak, mengaku mengikuti langkah pemerintah yang akan melakukan relokasi sementara. "Kalau saya manut-manut saja, yang penting bisa segera berjualan," katanya. (iwd/iwd)