detikNews
Sabtu 09 November 2019, 18:39 WIB

Puluhan Warga Jombang Keracunan Setelah Makan Nasi Berkat

Enggran Eko Budianto - detikNews
Puluhan Warga Jombang Keracunan Setelah Makan Nasi Berkat Salah satu korban keracunan yang masih dirawat (Foto: Enggran Eko Budianto)
Jombang - Keracunan massal terjadi di Dusun Bogorejo Desa Kalangsemanding, Kecamatan Perak, Jombang. Sampai sore ini, 8 korban keracunan masih menjalani perawatan medis.

Salah seorang korban keracunan massal Ita Yuni Rahmawati (38) mengaku makan berkat kiriman tetangganya, Hendro, Kamis (7/11) malam. Tetangganya itu usai menggelar tahlil untuk memperingati 40 hari meninggalnya ibunya, Sumi.

Berkat yang dia santap berupa nasi, sate daging, sambal goreng tempe dan mi. Gejala keracunan baru dia rasakan keesokan harinya, Jumat (8/11) pagi. Ita pun dievakuasi keluarganya ke Puskesmas Perak untuk mendapatkan perawatan medis.


"Badan terasa lemas, pusing, mual dan muntah. Selain itu perut terasa sakit sampai bolak-balik harus buang air besar," kata Ita di Puskesmas Perak, Jalan Embong Miring Desa Pagerwojo, Kecamatan Perak, Sabtu (9/11/2019).

Tidak hanya Ita, sekitar 35 warga Dusun Bogorejo juga mengalami gejala keracunan usai makan berkat yang sama. Kapolsek Perak AKP Untung Sugiarto membenarkan adanya keracunan massal ini.

Pihaknya baru menerima laporan kasus keracunan massal pada Jumat (8/11). Hingga sore ini terdapat 8 korban yang masih dirawat.


"Di Puskesmas Perak ada 5 dan di klinik kesehatan Tinggar, Bandar Kedungmulyo ada 3 orang," terangnya.

Saat ini, tambah Untung, pihaknya sedang menyelidiki penyebab keracunan massal di Dusun Bogorejo. Selain meminta keterangan para saksi, pihaknya telah mengambil sampel sisa makanan dan muntahan para korban.

"Sampel kami kirim ke labfor untuk mengungkap penyebab keracunan," tandasnya.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com