detikNews
Kamis 07 November 2019, 21:28 WIB

Nobar Hanya Manusia Biasa di Banyuwangi: Tugas Polisi Berat dengan Risikonya

Ardian Fanani - detikNews
Nobar Hanya Manusia Biasa di Banyuwangi: Tugas Polisi Berat dengan Risikonya Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) Mabes Polri merilis film anyar. Film berjudul Hanya Manusia sudah bisa ditonton di bioskop-bioskop Tanah Air. Di Banyuwangi, Jawa Timur, aparat kepolisian setempat menggelar nonton bareng bersama pelajar, mahasiswa, personel polisi serta wartawan.

Acara nobar diadakan di Bioskop NSC Banyuwangi, Kamis (7/11/2019). Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi terlihat menikmati film besutan sutradara Tepan Kobain. Para pejabat utama Polres Banyuwangi, turut juga menyelami tiap adegan film yang tayang di Studio 1 NSC.

"Tugas polisi begitu komplek. Melaksanakan tugas pengayoman kepada masyarakat, kadang menjadi korban. Secara gambar tadi terlihat apa upaya dilakukan, protap dan SOP. Biar warga tahu bagaimana sepak terjang polisi. Polisi itu juga manusia," ujarnya usai nobar kepada wartawan.

Ditemui usai melihat film Manusia Biasa, Nurul, salah satu mahasiswa mengaku takjub dengan jalan cerita film tersebut. Menurutnya, risiko menjadi seorang polisi sangat berat. Tak hanya polisi laki-laki, polwan pun juga menghadapi risiko yang sama.


"Ini terlihat kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan. Mereka membagi tugas yang bagus. Dan risiko yang mereka terima sama. Ada laga, ada duka. Cuman agak sedikit garing joke-joke yang dilemparkan. Tapi mantap," tambahnya.

Naskah Hanya Manusia ditulis oleh Rebecca M. Bath, Monty Tiwa, dan Putri Hermansjah. Film berdurasi 91 menit ini bercerita tentang risiko kerja sebagai polisi.

Annisa yang diperankan Prisia Nasution merupakan salah satu perwira polisi yang baru saja pindah tugas ke Jakarta Utara. Dia seorang perwira muda yang harus berbagi waktu antara tugas dan keluarga. Sementara di tugas barunya penuh dengan teror penculikan anak di bawah umur.


Beberapa korban bahkan ditemukan telah menjadi mayat. Annisa yang kini bertugas di Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Utara mendapat tugas untuk mengusut kasus tersebut. Saat kasus semakin rumit adik perempuannya justru menjadi korban penculikan. Untung saja drama penculikan itu terungkap dan sang adik dapat diselamatkan.

Selain Prisia Nasution, ada aktor Yama Carlos, Lian Firman, serta Verdi Solaiman. Ada pula Tegar Satrya, Shenina Cinnamon, Soleh Solihun, Fuad Idris, Nagra Kautsar, Egi Fedly, dan Windy Apsari.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com