3 Orang Jadi Tersangka Terkait Bentrok Perguruan Silat di Surabaya

Amir Baihaqi - detikNews
Rabu, 30 Okt 2019 00:18 WIB
Foto: Amir Baihaqi
Surabaya - Tiga pelaku pengeroyokan terkait bentrok antar perguruan silat di Jalan Ahmad Yani, Surabaya ditetapkan sebagai tersangka. Satu di antara tiga tersangka saat ini masih buron.

Ketiga tersangka adalah Zulham Bagus Prasetyo (18), warga Jalan Genting Tambak Dalam, RM (16), warga Jalan Mulyorejo Baru, dan FR. Selain mengamankan dua orang tersangka, polisi juga menyita sebilah pedang dari tangan tersangka RM.

"Dari semua saksi yang diamankan, kami tetapkan tiga tersangka yang dalam aksi tersebut berperan aktif melakukan penganiayaan dan sebagai inisiator," kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Sandi Nugroho kepada wartawan di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (29/10/2019).

"Satunya masih kita buru. Dia juga bawa pisau, tapi belum sempat digunakan," tambah mantan Kapolrestabes Medan, Sumatera Utara itu.


Sandi menuturkan, peristiwa pengeroyokan yang terjadi pada Minggu (27/10) itu dipicu oleh adanya kabar bentrokan antar dua kelompok silat yang terjadi di Jalan Ahmad Yani. Mendengar adanya kabar itu, sebanyak 10 orang kemudian melakukan pengeroyokan empat orang dari perguruan silat lainnya yang mereka temui di Manukan Wetan.

Akibat pengeroyokan itu, dua korban berinisial BD dan ZA mengalami luka cukup parah dan harus dilarikan ke rumah sakit setempat. Bahkan satu di antara korban jarinya hampir putus karena sabetan sajam.

"Salah satu korban mengalami luka akibat sabetan senjata tajam (Sajam), jenis pedang kecil. Meski tidak tajam, akibat sabetan itu jari korban nyaris terputus," tuturnya.


Mendapat laporan pengeroyokan tersebut, unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya kemudian bergerak. Kurang dari 12 jam, 7 dari 10 pelaku pengeroyokan dapat diamankan.

"Mereka kita amankan di rumah masing-masing," tandasnya.




Simak juga video Polisi: Dua Ormas yang Bentrok di Tanah Abang Sudah Mediasi:

[Gambas:Video 20detik]

(iwd/iwd)