detikNews
Selasa 22 Oktober 2019, 20:49 WIB

Selundupkan Pistol dari Taiwan, TKI Ini Diamankan di Pelabuhan

Amir Baihaqi - detikNews
Selundupkan Pistol dari Taiwan, TKI Ini Diamankan di Pelabuhan Seorang TKI diamankan karena membawa pistol (Foto: Amir Baihaqi)
Surabaya - Seorang TKI bernama Wiluyo asal Ngombol, Purworejo, Jawa Tengah diamankan polisi. Pria 41 tahun itu kedapatan menyelundupkan sebuah pistol melalui pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

"Tersangka ini bekerja sebagai TKI di Taiwan tepatnya di pengelolahan daur ulang sampah," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto kepada wartawan, Selasa (22/10/2019).

Agus melanjutkan dari situ, tersangka secara tidak sengaja menemukan sepucuk senpi jenis postol GunPB-915 9x19 MM Mode BY PB Corp. Namun senjata itu kemudian disimpan dan dipaketkan melalui ekspedisi ke Indonesia.

"Pengakuan tersangka pistol ini akan dikoleksi. Makanya ia kirim ke alamat rumahnya di Purworejo. Jadi si pengirim dan penerima dia sendiri," tutur Agus.


"Kita juga telah mengirim pistol ke pihak Brimob dan diketahui pistol ini buatan pabrik bukan rakitan," tambahnya.

Pistol itu, terang Agus, ia selundupkan di sela-sela kardus yang beriasi pakaian yang ia kirim di Taiwan. Tersangka sendiri mengaku pulang ke Indonesia karena masa izin tinggalnya juga sudah habis.

"Permit izin tinggal tersangka ini juga sudah habis dan pulang ke Indonesia dan akan mengurusnya sambil mengirim paket kardus pakaian yang berisi pistol," ujarnya.

Wiluyo sendiri ditangkap saat sedang berada di Blitar. Sebab, di sana ia berencana akan menikah. Akibat perbuatannya itu, rencana pernikahannya harus tertunda.

"Kita tangkap yang bersangkutan di Blitar. Karena dia sedang merencanakan pernikahan di sana," tandas Agus.


Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang senjata api.

"Kita kenakan tersangka dengan pasal Undang-Undang Darurat kepemilikan senjata api,"

Wiluyo sendiri mengaku tidak tahu jika memiliki senpi secara ilegal merupakan tindakan melanggar hukum. Sebab, saat menemukan tersebut, ia sudah memberitahukan kepada bosnya di Taiwan.

"Saya nggak tahu kalau di Taiwan dan Indonesia itu melanggar hukum. Ya saya bawa pulang untuk koleksi saja," tandas Wiluyo.


Simak juga video "TKI Ilegal Terciduk Simpan Sabu di Dalam Sandal dari Malaysia" :

[Gambas:Video 20detik]


(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com