detikNews
Minggu 20 Oktober 2019, 16:21 WIB

Imbas Kebakaran dan Badai, Pendakian ke Kawah Ijen Ditutup

Ardian Fanani - detikNews
Imbas Kebakaran dan Badai, Pendakian ke Kawah Ijen Ditutup Selain Gunung Ranti, TWA Ijen juga terbakar (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi - Tak hanya kawasan Gunung Ranti yang terbakar hebat, di kawasan TWA Kawah Ijen pun juga terbakar hebat. Beberapa pohon di sekitar widodaren, dekat dengan areal parkir sebelah utara Ijen juga terbakar.

Untuk saat ini pengelola TWA Kawah Ijen menutup sementara kunjungan dan pendakian Gunung setinggi 2.386 mdpl itu.

Pantauan detikcom, kebakaran terjadi sejak pukul 09.00 Wib, Minggu (20/10/2019). Api terus membesar di wilayah tersebut. Khawatir kebakaran menyebar hingga jalur pendakian, pengelola TWA Kawah Ijen menutup sementara pendakian dan kunjungan ke puncak Ijen.

"Kita tutup sementara. Karena kondisi di Paltuding dan jalur pendakian masih belum bersahabat," ujar Kepala Resor TWA Kawah Ijen, Sigit Haribowo, kepada detikcom.


Kebakaran di wilayah Widodaren ini, kata Sigit, imbas dari loncatan api di kawasan petak 86 ke petak 87. Api cepat merambat karena didorong dengan kencangnya angin di kawasan tersebut.

"Ada badai disana. Sehingga api cepat menyambar. Kita pantau jika memang membahayakan pendakian ya kita perpanjang penutupan. Sementara untuk pemadaman, akses menuju Widodaren sangat sulit. Kita hanya batas memantau dan mewaspadai," tambahnya.

Penutupan kunjungan dan pendakian TWA Kawah Ijen, kata Sigit, tak hanya karena terbakar, beberapa pohon tumbang karena badai juga menjadi kendala.


"Dari Paltuding ke pos Bunder ada 5 pohon besar dan kecil yang patah. Sangat membahayakan mendakian," ujarnya.

Meski begitu, masih saja banyak masyarakat yang nekat naik ke kawasan Paltuding. Namun setelah melihat kondisi yang ada, mereka akhirnya terpaksa turun.

"Ya ada yang naik dari Barat (Bondowoso). Tapi mereka terkendali dengan banyaknya pohon tumbang. Sementara dari Timur (Banyuwangi) mereka tertahan di Jambu dan Erek-erek karena imbas terbakarnya Gunung Ranti," pungkasnya.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com