Badan Geologi Bandung Survei Georadar Terkait Semburan Minyak di Surabaya

Titania Dewanti - detikNews
Kamis, 03 Okt 2019 20:38 WIB
Proses survei Badan Geologi Bandung di sekitar lokasi semburan minyak di Surabaya/Foto: Titania Dewanti

Lucki juga mengatakan, hasil survei hari ini masih berupa data. Itu artinya proses penelitian masih dini.

"Kita baru rekam data, nanti kita akan lanjut proses. Tapi pas proses itu bukan hasilnya. Kita harus lihat dulu seperti apa datanya. Data tentang kondisinya bagus atau tidak di lintasan yang kita lakukan survei ini," lanjutnya.


Lucki juga tidak menutup kemungkinan adanya wellhead yang rusak dan menjadi penyebab semburan minyak di pekarangan rumah Jalan Kutisari Indah Utara III No 19. "Kita masih belum bisa menyimpulkan. Untuk sementara kami melihat ternyata ada lokasi seperti ini. Ada semburan minyak. Kita takut ada wellhead di titik-titik lain. Kalau proses rekam data itu menunjukkan ada wellhead maka harus kita lakukan penelitian lebih lanjut. Sementara, kami lakukan survei seperti ini dulu," sambungnya.

"Harapan kami masyarakat tidak perlu panik. Kalau memang dari hasil pengukuran ada yang patut di waspadai akan kami sampaikan ke Dinas Lingkungan Hidup dan Pemkot Surabaya," pungkas Lucki.

Semburan minyak dan air mulai muncul dan diketahui warga pada Senin pukul 13.00 WIB. Pada hari pertama, material yang disemburkan berupa lumpur. Namun di hari berikutnya hingga saat ini, semburan tersebut lebih banyak mengeluarkan minyak bercampur air. Kemudian sejak beberapa hari lalu, kadar airnya lebih banyak ketimbang minyak.
Halaman

(sun/bdh)