detikNews
Rabu 25 September 2019, 19:33 WIB

Viral Permen Beracun di Surabaya, 15 Siswa SD Jadi Korban

Amir Baihaqi - detikNews
Viral Permen Beracun di Surabaya, 15 Siswa SD Jadi Korban Permen yang diduga telah meracuni anak SD (Foto: Istimewa)
Surabaya - Viral imbauan orang tua agar tidak membeli permen beracun di Surabaya ternyata ada kejadiannya. Sejumlah bocah SD yang menjadi korban yang disebut di dalam imbauan tersebut memang ada.

"Ada 15 anak yang keracunan usai mengonsumsi permen itu. Kejadiannya kemarin Selasa (24/9)," ujar Kepala Bagian Darurat dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana (BPD) dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Yusuf Masruh kepada detikcom, Rabu (25/9/2019).

Yusuf mengatakan ke-15 anak SD Al Manar, Benowo, tersebut mengaku merasa pusing usai mengonsumsi permen tersebut. Mereka pun segera dilarikan ke Puskesmas Benowo. Namun siswa SD tersebut tak sampai menginap.


"Mereka dibawa ke Puskesmas terus pulang. "Tapi hari ini tadi katanya sudah masuk sekolah semua," kata Yusuf.

Yusuf menambahkan permen yang diduga meracuni 15 anak SD itu bentuknya menyerupai kipas angin. "Permennya bentuknya mirip kipas angin," tandas Yusuf.

Imbauan kepada orang tua agar tidak membeli permen beracun beredar di media sosial. Dalam pesan yang beredar, disebutkan sejumlah bocah SD di Surabaya menjadi korban keracunan setelah mengonsumsi permen tersebut.


Isi pesan yang viral itu sebagai berikut 'Bapak ibu yg punya anak kecil tolong di beritahu untuk tidak membeli permen ini karena beracun. Kurang lebih ada 18 anak dibawa ke Puskesmas Benowo dan beberapa dirujuk ke RS'

Dalam pesan tersebut disebutkan, para korban merupakan siswa dari SD Al Manar, Benowo.


Simak juga video "Keracunan Massal di Sukabumi, 2 Orang Tewas":

[Gambas:Video 20detik]


(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com