detikNews
Selasa 20 Agustus 2019, 10:31 WIB

Tiga Polisi yang Diserang Jaringan JAD Dapat Kenaikan Pangkat

Deni Prastyo Utomo - detikNews
Tiga Polisi yang Diserang Jaringan JAD Dapat Kenaikan Pangkat Anggota Polsek Wonokromo dapat penghargaan/Foto: Deny Prastyo Utomo
Surabaya - Tiga anggota Polsek Wonokromo mendapat kenaikan pangkat luar biasa dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Mereka mendapat penghargaan atas dedikasi tinggi setelah menangkal aksi penyerangan dan pembacokan anggota di Mapolsek Wonokromo.

Dua penghargaan diberikan Kapolrestabes Surabaya Kombespol Sandi Nugroho saat apel di halaman Mapolsek Wonokromo. Sedangkan satu penghargaan disematkan di RS Bhayangkara Polda Jatim.

Ketiga anggota yang mendapat penghargaan yakni Brigpol Febian Lasadewa Kuncoro yang pangkat sebelumnya Briptu, Aipda Heru Prasetyo yang pangkat sebelumnya Aiptu. Penghargaan keduanya diberikan pada saat upacara di Mapolsek Wonokromo.

Sedangkan Ipda Agus Sumarsono yang pangkat sebelumnya Aiptu, penyematan kenaikan pangkatnya dilakukan di RS Bhayangkara. Ipda Agus Sumarsono menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal.


Kapolrestabes Surabaya Kombespol Sandi Nugroho mengatakan penghargaan ini adalah bentuk apresiasi langsung dari Kapolri dan juga Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan untuk anggota yang berdedikasi tinggi dalam mengemban tugas.

"Hari ini merupakan bentuk apresiasi keinginan kapolri dan kapolda Jatim kepada anggota yang berdedikasi tinggi selama masa tugas. Penghargaan ini memberikan motivasi bagi anggota lainnya agar bisa melaksanakan tugas dengan baik. Di mana dalam kondisi sulit apapun, anggota tetap bisa menyelesaikan tugas yang diberikan pimpinan," kata kapolrestabes kepada wartawan di Mapolsek Wonokromo, Selasa (20/8/2019).

Satu petugas Polsek Wonokromo mendapat penghargaan di RS/ Petugas Polsek Wonokromo mendapat penghargaan di RS/Foto: Deny Prastyo Utomo

Dia menambahkan ketiga anggota Polsek Wonokromo saling membantu satu sama lainnya saat terjadi ada penyerangan, Sabtu (17/8).

"Sebagai contoh ketika terjadi penyerangan terhadap anggota di polsek, rekan-rekan yang lainnya tetap saling membantu, walau tanpa senpi, dengan tangan kosong, anggota tetap bisa melumpuhkan pelaku yang mencoba membacok," tambahnya.

Dan penghargaan ini, jelas kapolrestabes, wujud nyata kepedulian pimpinan kepada anggotanya.

"Ini adalah bukti kalau pimpinan peduli dengan anggotanya dan pimpinan mengapresiasi semua kinerja anggota sekaligus memberikan saran dan evaluasi agar ke depan tidak ada lagi anggota yang jadi korban, kesiapsiagaan anggota, serta prestasi anggota bisa ditingkatkan kembali," ungkap Sandi.

Terkait kesehatan Ipda Agus Sumarsono yang saat ini menjalani perawatan di RS Bhayangkara, kata dia, sudah berangsur membaik.

"Alhamdulillah, kondisi Pak Agus, dia dalam keadaan sehat. Pasca kejadian langsung ditangani dokter terbaik dari Polri, lansung dipindahkan ke RS Bhayangkara, kemarin kita lihat langsung juga, dia sudah bisa komunikasi, sudah membaik sekarang masa pemulihan," ungkapnya.



Tonton video Kapolri: Penyerang Polsek Wonokromo Terpapar Radikal dari Internet:

[Gambas:Video 20detik]


(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com