detikNews
Rabu 14 Agustus 2019, 13:43 WIB

Hasil Hitung Ulang Perolehan Suara di Trenggalek, PDIP Gagal Tambah Kursi

Adhar Muttaqin - detikNews
Hasil Hitung Ulang Perolehan Suara di Trenggalek, PDIP Gagal Tambah Kursi Hitung ulang di Trenggalek/Foto: Adhar Muttaqin
Trenggalek - PDIP Trenggalek dipastikan gagal menambah kursi DPRD kabupaten, meski telah dilakukan penghitungan ulang sesuai putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Ketua KPU Trenggalek, Gembong Derita Hadi mengatakan dari hasil rekapitulasi hitung ulang di empat TPS di Dapil I Trenggalek, terjadi penambahan dan pengurangan suara. Namun jumlahnya tidak mengubah perolehan kursi DPRD Kabupaten.

"Tidak ada pergeseran kursi, artinya sama dengan prediksi awal, dari hasil perolehan sebelum hitung ulang. Dapil I ini yang diperebutkan PDIP adalah kursi terakhir dan ternyata tetap jadi milik PAN," kata Gembong saat dikonfirmasi, Rabu (14/8/2019).

Dia menjelaskan dari hasil hitung ulang di empat TPS beberapa partai mengalami penambahan suara, namun beberapa lainnya justru pengurangan suara. Kesalahan rekapitulasi itu diduga terjadi akibat faktor kelelahan dari petugas KPPS sehingga keliru saat menuliskan hasil rekapitulasi suara.


"Di Dapil I Trenggalek, PKB yang semula dapat 26.002 suara bertambah 1 menjadi 26.003 suara, kemudian Partai Gerindra berkurang dua suara, dari semula 4.298 menjadi 4.296 suara, PDIP bertambah 18 dari sebelumnya 21.899 menjadi 21.917 suara," imbuhnya.

Sedangkan Partai Garuda dari sebelumnya 103 menjadi 102 suara, PKS dari 18.966 menjadi 18.968, PPP dari 3.228 menjadi 3.229 suara. Sedangkan PAN dari 4.384 bertambah dua suara dari sebelumnya 4.384 menjadi 4.386 suara.

Hasil hitung ulang tersebut telah dilakukan secara berjenjang mulai dari TPS, PPK hingga KPU Trenggalek dan telah disahkan dengan persetujuan dari seluruh partai politik.

Gembong menjelaskan dengan hasil final itu, PDIP dipastikan tidak gagal memperebutkan kursi terakhir di Dapil I Trenggalek yang dan tetap digenggam PAN.


Hal tersebut juga diakui salah seorang saksi PDIP Trenggalek Wahyu Asmoro. Menurutnya harapan untuk menambah kursi kandas, bahkan partai pesaingnya yakni PAN justru suaranya bertambah dua. Sehingga dengan hasil itu PDIP tetap memperoleh 9 kursi di semua dapil di Trenggalek sesuai perhitungan awal KPU.

"Iya kami gagal nambah kursi, ini sudah keputusan final ya mau tidak mau harus menerima, tapi tetap yang menjadi catatan kami, pada saat hitung ulang ada kerusakan segel serta amplop sobek," kata Wahyu.

Sementara itu dari hasil rapat pleno KPU menetapkan 45 anggota DPRD terpilih yang berhak duduk di parlemen periode 2019-2024. Dari 16 parpol yang bertarung di Trenggalek hanya 9 parpol yang berhasil memperoleh kursi parlemen, yakni PKB 11 kursi, PDIP 9, Golkar 6, PKS 6, Partai Demokrat 5, Partai Gerindra 3, PAN 2, Hanura 2, PPP 1 kursi.

Sedangkan 7 partai lain gagal melenggang ke DPRD Trenggalek adalah Partai Nasdem, Partai Garuda, Partai Berkarya, Partai Perindo, PSI, PBB dan PKPI.



Kursi Menteri Incaran PDIP: Ekonomi, Kebudayaan hingga Pertahanan:

[Gambas:Video 20detik]


(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed