Koordinator Penyelenggara yang Tipu 59 Calon Haji di Jatim Ditahan

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Rabu, 07 Agu 2019 12:37 WIB
Calon haji di Polda Jatim (Hilda Meilisa Rinanda/detikcom)
Surabaya - Polisi menahan koordinator penyelenggara ibadah haji yang menipu 59 calon haji. Penipuan itu bermodus percepatan keberangkatan, sehingga korban rela membayar puluhan juta rupiah agar bisa berangkat tahun ini.

Sebanyak 59 korban yang berasal dari beberapa wilayah di Jawa Timur telah melapor ke Polda Jatim. Sebelumnya, puluhan korban diajak ke Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) Sukolilo oleh pelaku. Namun nyatanya mereka gagal berangkat karena tak terdaftar dalam kloter mana pun.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera mengatakan pihaknya telah menahan terlapor atas nama Murtaji Junaedi. Yang bersangkutan merupakan koordinator dalam penipuan tersebut.


"Lelaki atas nama Junaedi sudah kita tahan. Namanya Murtaji Junaedi," kata Barung kepada detikcom di Surabaya, Rabu (7/8/2019).

Barung menambahkan, pihaknya telah memeriksa beberapa saksi yang menjadi korban. Para korban mengaku membayar uang Rp 5-35 juta agar bisa berangkat haji tahun ini.


Selain itu, Barung menyampaikan para korban merupakan calhaj yang sudah terdaftar resmi di pemerintah mulai 2010 hingga 2018. Namun mereka secara resmi akan diberangkatkan pada 2022 sampai 2042.

"Para korban dihubungi oleh tersangka bahwa bisa mempercepat pemberangkatan haji tahun 2019 namun dengan membayar biaya percepatan Rp 5 juta sampai Rp 35 juta per orang dengan janji pasti akan berangkat dan semua dokumen paspor maupun visa sudah diurus dan hanya tinggal cap jari saja," papar Barung.

Atas penipuan ini, pelaku disangkakan melanggar Pasal 372 dan 378 KUHP. Barung menambahkan, pihaknya melakukan penyidikan lebih lanjut terkait pihak-pihak yang diduga terlibat.


Ricuh! Demo Mahasiswa di Sulsel, Protes Rekrutmen Jemaah Haji:

[Gambas:Video 20detik]



(sun/bdh)