detikNews
Minggu 07 Juli 2019, 13:31 WIB

Hari Anti Narkoba Internasional, Khofifah Sebut Korban di Jatim Masih Tinggi

Hilda Meilisa - detikNews
Hari Anti Narkoba Internasional, Khofifah Sebut Korban di Jatim Masih Tinggi Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Di momentum peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI), Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyebut korban penyalahgunaan narkoba di Jatim masih tinggi.

"Hari ini kebetulan bersamaan dengan HANI, saya ingin menyampaikan kepada kita semua, korban penyalahgunaan narkoba masih sangat tinggi," kata Khofifah di sela Peringatan HANI di Taman Bungkul Surabaya, Minggu (7/7/2019).

Khofifah menyebut kebanyakan korban merupakan mereka yang sedang dalam masalah. Namun tak tahu bagaimana cara menyelesaikan masalah hingga memilih jalan secara instan.


"Dari korban penyalahgunaan narkoba, ada diantaranya karena pada saat mereka dalam keadaan hopeless, mereka tidak punya harapan kemudian ada sesuatu yang dianggap bisa menyelesaikan itu dan ternyata itu justru menjadikan mereka terperosok lebih dalam," imbuhnya.

Di kesempatan yang sama, Khofifah mengingatkan pentingnya untuk membangun keluarga yang harmonis. Menurutnya, hal ini bisa membentengi terjadinya penyalahgunaan narkoba.

"Oleh karena itu, kalau dulu pesan Gus Dur be yourself and do the best. Kata Gus Dur jadilah diri kalian sendiri dan lakukan apa yang terbaik yang bisa kalian lakukan. Jadi sebetulnya saya ingin mengaitkan dengan ketahanan keluarga. Biasanya dari keluarga yang rentan kemungkinan berpengaruh penggunaan zat-zat aditif narkotika," ucapnya.


"Oleh karena itu membangun keluarga yang punya pertahanan kuat menjadi bagian yang penting. Mulai dari diri kita, keluarga kita, unit terkecil kita," imbuh Khofifah.

Tak hanya itu, Khofifah menyebut akan mendukung upaya pihak BNNP hingga kepolisian untuk memberantas habis penyebaran narkoba. Selain itu, Khofifah menyebut para pengedar akan diberi efek jera.

"Tentunya harus memberi efek jera pada para pengedar. Peredaran gelap narkotika ini masih kita temukan di banyak lini. Makanya kita ingin memberikan pressing pada peredaran narkoba yang saat ini masih banyak jadi PR bersama," pungkasnya.

Simak Video "Buntut Rusuh di Manokwari, Gubernur Khofifah Minta Maaf"
[Gambas:Video 20detik]

(hil/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com