detikNews
Kamis 27 Juni 2019, 12:39 WIB

Tuntut Tambahan Pagu, Puluhan Wali Murid Kembali Geruduk Dispendik Surabaya

Amir Baihaqi - detikNews
Tuntut Tambahan Pagu, Puluhan Wali Murid Kembali Geruduk Dispendik Surabaya Para wali murid berunjuk rasa di kantor Dispendik Jatim (Foto: Amir Baihaqi)
FOKUS BERITA: Ruwet PPDB Zonasi
Surabaya - Puluhan wali murid yang tergabung dalam Keluarga Besar Rakyat Surabaya (KBRS) menggelar aksi di depan kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya. Dalam aksinya mereka menuntut ada penambahan pagu bagi siswa dengan nilai UN tertinggi.

Di depan kantor Dispendik, berbagai macam spanduk dan poster mereka bentangkan. Spanduk-spanduk itu bertuliskan "Ikut Mendukung Penambahan dan Pemenuhan Pagu yang Telah Dilakukan Dispendik Surabaya", "Jangan Kecewakan Kami dengan Ambisi Kalian !!!".

Sedangkan berbagai poster antara lain berisi tuntutan "Stop Kometsialisasi Sekolah dan Sediakan Pagu yang Cukup", "Pagu Bertambah Rakyat Bahagia", "Lanjutkan Penambahan Pagu Kami Bosan Hidup Miskin".


Salah satu wali murid Fatiyah mengatakan aksi yang dilakukan oleh pihaknya merupakan aksi dukungan kepada Dispendik Kota Surabaya. Meski begitu dalam aksinya mereka juga mempunyai tuntutan yakni penambahan pagu.

"Tadi sudah ada perwakilan kami yang diterima oleh Dispendik ke dalam. Dan ini kami sedang menunggu," kata Fatiyah kepada detikcom di kantor Dispedik Jalan Jagir Wonokromo, Kamis (27/6/2019).

"Kami juga mendukung adanya zonasi dari Permendikbud 51 karena itu tujuannya baik. Tapi kami juga menuntut ada penambahan pagu. Sebelumnya kan sudah ditambah sekitar 2.000-an. Nah, ini kami meminta ditambah agar siswa-siswa yang punyai danem bagus bisa tetap diterima di sekolah negeri," imbuh Fatiyah.


Pantauan detikcom di lapangan, puluhan wali murid itu dengan menggunakan angkot datang ke kantor Dispendik sejak pukul 08.00 WIB. Sejumlah perwakilan mereka kemudian dipersilahkan masuk dan beraudiensi dengan pihak Dispendik.

Sedangkan massa lainnya terlihat sambil menggelar spanduk dan poster duduk-duduk di depan pagar pintu masuk kantor Dispendik menunggu perwakilan keluar.

Simak Video "Barang Impor Ilegal Miliaran Rupiah di Surabaya Dimusnahkan"
[Gambas:Video 20detik]

(fat/iwd)
FOKUS BERITA: Ruwet PPDB Zonasi
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com