Anggota Linmas di Mojokerto Meninggal Saat Kirim Surat Suara

Enggran Eko Budianto - detikNews
Kamis, 18 Apr 2019 12:35 WIB
Anggota Linmas Meninggal/Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto - Anggota Linmas meninggal dunia saat bekerja lembur untuk Pemilu di Kota Mojokerto. Korban meninggal saat mengirim surat suara dari TPS ke kantor kelurahan.

Anggota Linmas tersebut adalah Ismani (55) warga Pekuncen Gang 3, Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Saat pemilu berlangsung, korban menjaga TPS 03 Kelurahan Surodinawan.

Saksi mata Ahmad Junaidi mengatakan, penghitungan suara di TPS 03 selesai, Rabu (17/4) sekitar pukul 21.00 WIB. Surat suara yang dikemas dalam 5 kotak suara pun dikirim ke kantor Kelurahan Surodinawan. Dia bertugas mengemudikan pikap untuk mengangkut logistik.

Sementara korban membantu pengangkutan kotak suara ke pikap. Bersama rekannya sesama anggota Linmas, korban naik di bak pikap sepanjang perjalanan dari TPS ke kantor Kelurahan Surodinawan.


"Sampai di kantor kelurahan, almarhum posisinya seperti orang tidur di pikap. Saya bangunkan untuk menurunkan kotak suara, ternyata sudah tidak sadarkan diri," kata Junaidi kepada wartawan di rumah duka, Kamis (18/4/2019).

Khawatir terjadi sesuatu dengan Ismani, Junaidi dan rekan-rekannya membawa korban ke RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto tepat di depan kantor Kelurahan Surodinawan. Dokter menyatakan Ismani telah tak bernyawa.

"Dokter menyatakan korban sudah meninggal dunia," ungkapnya.

Adik korban, Tukinah menduga, Ismani meninggal karena kelelahan saat menjaga proses Pemilu di TPS 03 Kelurahan Surodinawan. Ditambah lagi, korban mengidap penyakit lambung. Menurut dia saat bertugas, kondisi Ismani belum sepenuhnya pulih dari sakitnya.

"Keluarga sudah berusaha mencegah. Namun, Pak Is (sapaan akrab Ismani) tetap meminta untuk menjaga TPS. Karena rasa tangung jawab sebagai Linmas yang diemban oleh almarhum," terangnya.


Jenazah Ismani telah dimakamkan di Makam Islam Pekuncen Gang 2, Kelurahan, Surodinawan, Prajurit Kulon, Kota Mojokerto sekitar pukul 09.00 WIB. Korban meninggalkan seorang istri. Dari pernikahannya itu, dia belum dikaruniai anak. (fat/fat)