DetikNews
Senin 15 April 2019, 16:25 WIB

Kasus Pemutilasi Mayat dalam Koper Berawal dari Uang Rp 100 Ribu

Hilda Meilisa - detikNews
Kasus Pemutilasi Mayat dalam Koper Berawal dari Uang Rp 100 Ribu Dua pelaku mutilasi mayat dalam koper/Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Tabir kasus pembunuhan dan mutilasi mayat dalam koper makin jelas. Polisi sebelumnya menyebut pembunuhan ini bermotif asmara sesama jenis.

Tetapi, hal tersebut tak menjadi penyebab tunggal pembunuhan ini. Wakapolda Jatim Brigjen Toni Harmanto mengungkapkan, di balik pembunuhan ini, ada perselisihan terkait uang Rp 100 ribu.

Wakapolda memaparkan hubungan pelaku Aris Sugianto (34) dengan korban Budi Hartanto (28) merupakan sepasang kekasih. Keduanya pun telah berhubungan badan selama empat kali. Hubungan ini berlandaskan suka sama suka.


Aris pun senantiasa memberi uang Budi usai berhubungan. Saat ditanya besarannya, Toni mengatakan biasanya pemutilasi mayat dalam koper memberi Rp 100 ribu.

"Kabid humas pernah menyampaikan besarannya Rp 100 ribu saja. Kesepakatan tadi sudah saya sampaikan ini sudah kali keempat, ini kali keempat dan nyawa korban dihilangkan tersangka," kata wakapolda saat rilis di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Senin (15/4/2019).

Saat ditanya polisi, Aris mengaku sebelum membunuh kekasihnya, keduanya sempat ada pertengkaran masalah uang. Pertengkaran ini dilakukan usai keduanya berhubungan badan.


Usai berhubungan badan, Aris kerap memberi Budi sejumlah uang. Namun saat itu, Aris mengaku sedang tak memiliki uang.

"Ada pertengkaran masalah uang yang saya janjikan," imbuh Aris sembari sesenggukan.


Simak Juga 'Ortu Tersangka Pemutilasi Mayat dalam Koper Nangis: Saya Nggak Percaya':

[Gambas:Video 20detik]


(hil/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed