DetikNews
Sabtu 16 Maret 2019, 14:16 WIB

Bromo Semburkan Abu Vulkanik, Ojek Kuda Mengeluh Pendapatan Turun

M Rofiq - detikNews
Bromo Semburkan Abu Vulkanik, Ojek Kuda Mengeluh Pendapatan Turun Ojek kuda di Bromo/Foto: M Rofiq
Probolinggo - Gunung Bromo menyemburkan asap kecokelatan dan abu vulkanik dalam sepekan terakhir. Menurut penyedia jasa pariwisata di sana, aktivitas Bromo mempengaruhi jumlah pengunjung.

Menurunnya jumlah pengunjung berdampak pada penghasilan para penyedia jasa angkutan di Bromo. Seperti ojek kuda, motor dan penyewaan jeep.

Salah seorang ojek kuda, Adi (33) mengakui jika pendapatannya telah menurun dalam seminggu terakhir. Menurut Adi, biasanya dalam sehari ia bisa mengangkut 3 hingga 4 penumpang. Namun saat ini hanya 1 orang dalam sehari.


Jasa ojek kuda yang ditawarkan Adi Rp 100 ribu. Ia berharap kondisi Bromo kembali seperti dulu. Di mana para pengunjung bisa naik ke bibir kawah. Dengan begitu, maka akan banyak wisatawan yang membutuhkan jasa ojek kuda untuk menghemat tenaga daripada harus berjalan jauh dari parkiran sampai tangga menuju kawah.

"Ya harapan saya animo wisatawan kembali banyak Pak, biar penghasilan normal lagi," kata Adi, Sabtu (16/3/2019).

Keluhan serupa disampaikan seorang penyedia jasa angkutan jeep wisata, Wahyudi (37). Ia mengatakan, wisatawan yang berkunjung ke Gunung Bromo saat ini tengah sepi. Selain karena Bromo yang tengah rajin menyemburkan abu, saat ini juga merupakan low season atau bukan bulan-bulan yang tidak begitu ramai pengunjung.

"Sepi mas selama seminggu ini. Banyak wisatawan yang membatalkan kedatangannya karena takut dengan beredarnya informasi Bromo erupsi," ujarnya.


Dari pantauan detikcom di Gunung Bromo, asap cokelat pekat disertai abu vulkanik tipis masih keluar dari kawah. Meski begitu, sampai saat ini status Gunung Bromo masih berada di level II atau Waspada. Di mana jarak aman bagi pengunjung sekitar satu kilometer dari bibir kawah.

Data PVMB periode pengamatan Jum'at (15/3) pukul 24.00 WIB, Gunung Bromo dengan ketinggian 2329 Mdpl secara visual cuaca cerah dan hujan.
Angin bertiup lemah ke arah utara, timur laut, timur, barat dan barat laut. Suhu udara 12-20 C, Gunung Api terlihat jelas hingga tertutup kabut 0-III.

Teramati asap kawah bertekanan lemah, hingga sedang teramati berwarna putih, kelabu dan cokelat dengan intensitas tipis, sedang hingga tebal dan tinggi sekitar 50-600 meter dari puncak. Dan secara kegempaan Tremor (Amax 0,5 - 5 (dominan 1 mm).
(sun/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
>