Suka Duka Tukang Pijat yang Nekat Nyaleg Hanya Bermodal Stiker

Suka Duka Tukang Pijat yang Nekat Nyaleg Hanya Bermodal Stiker

Enggran Eko Budianto - detikNews
Rabu, 06 Mar 2019 17:51 WIB
Suka Duka Tukang Pijat yang Nekat Nyaleg Hanya Bermodal Stiker
Caleg PAN di Mojokerto yang merupakan seorang tukang pijat/Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto - Berkampanye dengan hanya modal stiker bukan perkara mudah bagi seorang caleg. Seperti yang dialami Hasymi Munahar (51), seorang tukang pijat keliling yang maju sebagai caleg di Mojokerto.

Di Pileg 2019, Hasymi tercatat sebagai Caleg dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan akan bertarung di Dapil Kecamatan Kranggan, Mojokerto. Dengan modal dana kampanye yang pas-pasan, duda anak dua itu mengaku kesulitan mempromosikan dirinya.

Hasymi sering mengalami penolakan ketika membagikan stiker gambar dirinya kepada warga Kranggan. Bahkan, tak jarang ada warga yang mengembalikan stiker yang sudah ia bagikan.


"Kalau ditolak sudah sangat sering," kata Hasymi kepada detikcom di rumah salah satu pasiennya, Desa/Kecamatan Sooko, Mojokerto, Rabu (6/3/2019).

Meski begitu, pria asal Lingkungan Sinoman gang 1, Kelurahan Miji, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto itu tidak menyerah. Kini ia mencoba promosi dengan cara yang lebih halus.

Hasymi mengajak mengobrol dan bersenda gurau dengan setiap pasien pijatnya. Ia mencoba membangun kedekatan untuk mengambil hati sang pelanggan agar mau mendukungnya di Pileg 2019 yang akan berlangsung pada 17 April mendatang.


"Sambil mijat saya ajak ngobrol, lalu saya sampaikan permintaan dukungan. Setelah itu saya beri stiker. Sejak akhir bulan Ramadhan tahun lalu saya sudah mulai sosialisasi," pungkas Hasymi.

Hingga saat ini Hasymi hanya mengandalkan stiker untuk berpromosi. Ia bukannya tidak ingin seperti caleg lain yang memasang spanduk atau baliho. Namun dengan penghasilan rata-rata Rp 3 juta per bulan, Hasymi merasa tidak mampu untuk mewujudkan keinginannya tersebut.



Simak juga video Asa Driver Ojol Menuju Senayan:

[Gambas:Video 20detik]

(sun/iwd)
Berita Terkait