Bukan Amunisi, Penumpang Pesawat Diamankan di Juanda Bawa Proyektil

Hilda Meilisa - detikNews
Senin, 25 Feb 2019 12:57 WIB
Proyektil yang diamankan dari salah seorang penumpang pesawat (Foto: Istimewa)
Surabaya - Polisi menyatakan apa yang dibawa SP (36), salah satu penumpang China Airlines bukanlah amunisi, namun merupakan bagian dari amunisi. Yang dibawa SP adalah proyektil.

"Orang tersebut membawa salah satu komponen amunisi. Jadi amunisi itu ada satu, bahan ledak. Dua, selongsong, ada hulu ledak dan kemudian ada proyektilnya. Yang dibawa oleh yang bersangkutan adalah bagian dari pada amunisi yaitu proyektil saja," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera di Polda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Senin (25/2/2019).

Barung mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan bersama Polresta Sidoarjo. Penyelidikan akan berfokus kepada untuk apa pelaku membawa proyektil sebanyak itu.


"Oleh karena itu kasus ini kemungkinan akan kita lakukan penyelidikan, untuk apa itu proyektil sebanyak itu dibawa," imbuh Barung.

Seorang penumpang China Airlines diamankan saat turun di Bandar Udara Internasioal Juanda Surabaya, Sidoarjo, Jawa Timur. Penumpang itu diamankan karena membawa 400 proyektil.


Penumpang itu naik pesawat China Airlines CI-751 dari Taiwan, transit di Singapura, sebelum kemudian mendarat di Bandara Internasional Juanda, Sabtu sekitar pukul 23.00 WIB.

Saat diperiksa menggunakan X-ray di Bandara Juanda, petugas menemukan lima bungkus mencurigakan berbalut isolasi warna putih yang ditempatkan di antara tumpukan baju di dalam koper. Saat dibuka, lima bungkus berbalut isolasi warna putih itu berisi total 400 butir proyektil senjata api berbagai jenis. (hil/iwd)