Dua Mayat Terbakar di Rumah Dukun, Polisi: Keduanya Warga Pasuruan

Muhajir Arifin - detikNews
Minggu, 20 Jan 2019 15:55 WIB
Foto: Muhajir Arifin
Pasuruan - Dua sosok mayat yang ditemukan terbakar di depan rumah M Dhofir (59), seorang dukun di Dusun Krajan, Desa Jatigunting, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan akhirnya diketahui identitasnya.

Informasi ini belakangan diralat karena kedua mayat sebenarnya ditemukan di pekarangan rumah warga lain, Nurul Huda. Rumah Nurul berseberangan dengan rumah Dhofir.

"Identitas kedua korban sudah diketahui. Keduanya warga Kabupaten Pasuruan," kata Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Dewa Putu Prima Yogantara kepada detikcom, Minggu (20/1/2019).


Ternyata kedua korban berjenis kelamin laki-laki. Korban pertama bernama Sya'roni (58), warga Dusun Pejaten, Desa Pajaran, Kecamatan Rembang, sedangkan korban kedua bernama Imam Sya'roni (70), warga Desa Selorentek, Kecamatan Kraton.

Kedua jenazah korban kini berada di RS Bhayangkara, Gempol.

"Peristiwa ini masih kami dalami. Bukti-bukti masih terus kami kumpulkan," jelas Dewa.


Muncul dugaan jika kematian kedua korban ada kaitannya dengan Dhofir yang dikenal sebagai dukun di desanya. Namun polisi belum dapat mengungkap hubungan antara Dhofir dengan keduanya.

Kades Jatigunting, Yudie, menduga kedua korban merupakan murid atau pasien Dhofir. Menurut Yudie, selama ini Dhofir diketahui membuka praktik perdukunan.

"Mungkin (korban) muridnya," ungkap Yudie.


Diberitakan sebelumnya, dua mayat lelaki ditemukan dalam keadaan terbakar dengan kaki dan tangan terikat di pekarangan milik seorang warga bernama Nurul Huda, Minggu (20/1/2019) dini hari. Lokasi penemuan tak jauh dari rumah Dhofir.

Warga kemudian memadamkan api yang membakar tubuh korban namun keduanya sudah meninggal dunia. Setelah itu, temuan ini dilaporkan ke polisi. (lll/lll)