DetikNews
Sabtu 12 Januari 2019, 19:51 WIB

Berusaha Kabur, DPO Kasus Penjambretan Didor

Ghazali Dasuqi - detikNews
Berusaha Kabur, DPO Kasus Penjambretan Didor Foto: Ghazali Dasuqi
Situbondo - Polisi menghentikan pelarian Sugeng Alfarisi (20), warga Desa/Kecamatan Besuki. Buronan kasus pencurian dengan kekerasan di jalanan ini diringkus saat berada di sebuah warung di tepi jalan Desa Branang Kecamatan Lekok Pasuruan.

Meski mengangkat tangan saat ditangkap, namun bukan berarti penjahat asal Desa/Kecamatan Besuki itu menyerah begitu saja. Buktinya, dia malah berusaha kabur saat dikeler ke sejumlah lokasi kejahatan yang dia lakukan.

Tak ingin buruannya lolos, anggota Resmob pimpinan Aiptu I Komang Adi segera mengambil tindakan tegas. Petugas mengarahkan moncong pistolnya ke bagian kaki pelaku, setelah upaya tembakan peringatan ke udara tak digubris. Sekali tembak, Sugeng pun ndelosor.

"Tersangka berusaha kabur saat dikeler menunjukkan TKP. Sempat dilakukan pengejaran tapi tersangka tetap lari. Anggota lalu memberi tembakan peringatan tapi juga tidak diindahkan, akhirnya diambil tindakan tegas dan terukur," kata Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Masykur di Mapolres, Sabtu (12/1/2019).


Sugeng ditetapkan sebagai buronan setelah terlibat aksi pencurian disertai kekerasan di utara Alun-alun Besuki, pada awal Desember 2018 lalu. Yang menjadi korbannya adalah Lisyati (40), warga Desa Gunungmalang Kecamatan Suboh. Saat itu, korban bersama anaknya bermaksud membeli nasi di sebuah warung. Tiba-tiba pelaku berjumlah dua orang datang dan menarik paksa tas korban.

Selain berisi HP merk Samsung, dalam tas korban saat itu juga terdapat uang tunai Rp 3 jutaan. Dari kejahatan tersebut, seorang pelaku bernama Yanto berhasil ditangkap lebih dulu. Dari 'nyanyian' si Yanto inilah muncul nama Sugeng Alfarisi. Sayang setiap akan digerebek, pelaku ini selalu berhasil meloloskan diri hingga akhirnya ditetapkan sebagai DPO Polres Situbondo.

"Baru berhasil ditangkap tadi malam sekitar pukul 20.00 Wib di Pasuruan. Sekarang masih dalam pemeriksaan. Kalau temannya, si Yanto, saat ini berkasnya sudah rampung atau P-21," tandas Masykur.

Hasil pemeriksaan, Sugeng mengaku sudah 4 kali melakukan aksi penjambretan. Selain korban Lisyati, pelaku juga terlibat aksi pencurian di konter Nabila Cell, Dusun Rawan Barat, Desa/Kecamatan Besuki. Saat itu, dia berhasil menggasak 1 buah HP merk Xiomi warna putih.


Selain itu, Sugeng Alfarisi juga terlbat pencurian di sebuah warung dekat perempatan Dusun Rwan Barat. Barang yang di gasak adalah sebuah dompet warna putih motif kotak-kotak berisi uang Rp 6 juta. Pelaku juga melakukan pencurian di 2 Toko di Desa Sumbermalang dan Desa Lanas Kecamatan Sumbermalang.

Dari dua lokasi ini pelaku berhasil mengembat sebuah HP merk NOKIA warnah biru hitam, dan sebuah HP merk Xiaomi warna putih.

Untuk meyakinkan, polisi sempat mengeler pelaku menunjukkan seluruh TKP kejahatannya. Nah, saat menuju TKP terakhir itulah, pelaku malah berusaha kabur, hingga akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas. Akibat luka tembak di kaki, pelaku sempat dibawa ke RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo untuk mendapatkan perawatan medis.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed