DetikNews
Senin 15 Oktober 2018, 14:21 WIB

Perkuliahan di Universitas Kanjuruhan Disetop Sementara Pascaricuh

Muhammad Aminudin - detikNews
Perkuliahan di Universitas Kanjuruhan Disetop Sementara Pascaricuh Foto: Muhammad Aminudin
Malang - Buntut dari kericuhan yang terjadi di Universitas Kanjuruhan Kota Malang (Unikama), aktivitas perkuliahan di kampus ini pun terpaksa dihentikan untuk sementara. Keputusan diambil oleh pihak kampus sampai situasi kembali normal.

"Perkuliahan kita hentikan sementara, pascaterjadi peristiwa tadi," ungkap Rektor Unikama Pieter Sahertian kepada wartawan, Senin (15/10/2018).

Namun Pieter memastikan penghentian kegiatan perkuliahan tak akan berlangsung lama. "Jika sore nanti kondusif, maka perkuliahan akan jalan. Jika tidak, terpaksa ya besok," tegasnya.


Pieter menambahkan, bukan hanya menghentikan perkuliahan, pihaknya juga berencana mengubah akses keluar masuk kampus menjadi satu pintu. Selama ini, ada dua pintu gerbang yang dijadikan akses keluar masuk oleh civitas akademika Unikama, yaitu di Jalan S Supriyadi dan di sisi utara kampus yang menjadi sasaran amuk mahasiswa pagi tadi.

"Akses keluar masuk nanti juga akan dibuat satu pintu," tandasnya.


Dari pantauan detikcom, saat ini masih ada sejumlah mahasiswa yang memilih bertahan di dalam kampus usai bentrokan terjadi. Rata-rata dari mereka adalah yang tidak terlibat bentrokan.

Aparat kepolisian masih bersiaga di lokasi kampus. Ruang rektorat turut disegel sampai situasi internal Unikama dipastikan kondusif.


"Kita police line sampai benar-benar clear. Kita tak mau ada ricuh lagi antara kedua kubu," kata Kapolsekta Sukun Kompol Anang Tri Hananta kepada detikcom secara terpisah.

Menurut Anang, polisi juga akan menyelidiki adanya pelanggaran pidana selama terjadinya kericuhan. "Pastinya akan kita selidiki adanya pelanggaran pidana. Bisa dilihat kerusakan yang ditimbulkan," jelas Anang.


Diberitakan sebelumnya, ada dua pihak yang berseteru dan mengklaim sebagai pengurus sah dari Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi (PPLP-PT) PGRI yang menjadi penyelenggara pendidikan di Unikama.

PPLP pimpinan Christea Frisdiantara mengaku sebagai pengurus sah sesuai Surat Keputusan Kemenkum HAM. Kubu inilah yang mendukung rektor baru Unikama yang baru saja dilantik, sementara PPLP pimpinan Soeja'i atau pendukung Rektor Pieter dikatakan telah habis masa jabatannya.
(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed