DetikNews
Minggu 23 September 2018, 18:41 WIB

Kamtibmas di Madiun Tak Lepas dari Peran Pesilat, Ini Buktinya

Sugeng Harianto - detikNews
Kamtibmas di Madiun Tak Lepas dari Peran Pesilat, Ini Buktinya Foto: Sugeng Harianto
Madiun - Keberhasilan BREM Kamtibmas Polres Madiun masuk 99 sistem informasi inovasi pelayanan publik (sinovik) 2018 Menpan RB tak lepas dari peran pesilat. Karena itu prestasi tersebut dirayakan bersama sejumlah perguruan silat yang ada di Madiun.

Ada 11 perguruan silat di Madiun yang ikut merayakan yakni Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW), Persaudaraan Setia Hati Tuhu Tekad, IKS Kera Sakti, Ki Ageng Pandan Alas, Tapak Suci, Pro Patria, Persinas ASAD, Merpati Putih, Pagar Nusa, dan Cempaka Putih.

"BREM kamtibmas ini awalnya dilakukan untuk mengatasi masalah-masalah kamtibmas di Kabupaten Madiun. Setiap harinya kami libatkan para pesilat menemani melakukan sambang desa, termasuk memantau keamanan," terang Kapolres Madiun AKBP I Made Agus Prasatya kepada wartawan usai apel Konsolidasi Dalam Rangka Pemgamanan Suran Agung 2018 di lapangan Polres Madiun Jalan Soekarno Hatta Minggu (23/9/2018).


Dari situ para pesilat dan polisi bisa lebih paham tentang kamtibmas yang ada di Madiun. Hasilnya adalah suasana yang aman, nyaman, dan kondusif saat suran agung. Kondisi yang tercipta ini membuat Made Agus bangga atas kedewasaan para pesilat. Sebelumnya memang sering terhadi konflik maupun gesekan antar perguruan silat di Madiun.

"Manfaat BREM Kamtibmas langsung dirasakan pada penanganan konflik pesilat yang sebelumnya sering terjadi di Madiun. Setelah program itu diluncurkan, tidak ada lagi konflik yang terjadi pada sebelum, saat, dan setelah acara ritual bulan suro dan suran agung yang diikuti puluhan ribu pendekar setiap tahunnya," kata Made Agus.


Made Agus menambahkan BREM Kamtibmas Madiun menjadi upaya penyelesaian permasalahan secara mandiri yang berjenjang dari tingkat desa, tingkat kecamatan dan tingkat kabupaten. Penyelesaian itu melibatkan polisi sebagai aktor utama bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tokoh masyarakat serta pesilat.

"Dari sambang desa itu kami berdiskusi agar Polri proaktif mengatasi masalah yang ada di masyarakat. Dan, saya berharap masuknya program BREM Kamtibmas Top 99 Sinovik Kemenpan RB dapat mengatasi masalah keamanan dan ketertiban," tandas Made.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed