DetikNews
Selasa 14 Agustus 2018, 13:41 WIB

Kekeringan Landa Bondowoso, Warga Mulai Krisis Air Bersih

Chuk S. Widarsha - detikNews
Kekeringan Landa Bondowoso, Warga Mulai Krisis Air Bersih Foto: Chuk S. Widarsha
Bondowoso - Sejumlah desa di Kabupaten Bondowoso mulai mengalami krisis air bersih. Untuk mendapatkannya warga harus rela berjalan kaki menuruni jurang yang terjal.

Bukan hanya medannya yang terbilang sangat sulit. Tapi mereka harus menunggu lama. Karena harus antre dan bergantian dengan warga lainnya.

Untuk mengisi satu timba berukuran 10 liter air saja, mereka memerlukan waktu satu jam lebih. Itu karena debit sumber mata air yang ada memang sangat kecil.

"Kalau tidak begitu, kan kami tidak bisa minum dan masak mas," tutur Pak Samo (46), warga Dusun Soka'an, Desa Penang, Botolinggo, saat ditemui di rumahnya, Selasa (14/8/2018)


Menurutnya, kekeringan dan kesulitan mendapatkan air bersih sebenarnya terjadi hampir setiap tahun. Hanya saja, pada tahun ini terasa paling susah dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Dia mengaku, BPBD Bondowoso setempat sebenarnya juga sudah melakukan droping air bersih secara berkala. Hanya saja lokasi dropingnya masih cukup jauh dari wilayahnya. Karena dusunnya memang tak dapat terjangkau mobil tangki yang biasanya menyuplai air bersih.

Kekeringan Landa Bondowoso, Warga Mulai Krisis Air BersihFoto: Chuk W Sudharsa

Informasi yang didapat, saat ini sedikitnya ada 46 desa yang tersebar di 14 kecamatan di Bondowoso, akan dilanda kekeringan.

Berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan BMKG, kemarau panjang di Jawa Timur, khususnya Bondowoso. Kekeringan akan terjadi di bulan Agustus-Oktober.


"Kami memang sudah menerima pemberitahuan dari BMKG tentang perkiraan datangnya musim kemarau panjang," terang Kabid Pencegahan, Kesiapsiagaan, dan Kedaruratan BPBD Bondowoso, Winarto, dikonfirmasi via telepon.

Untuk itu, imbuhnya, pihaknya sudah mulai menyusun rencana pendistribusian air bersih ke daerah-daerah yang memang rawan dilanda kekeringan.

"Armada memang sudah kami disiapkan. Jadi jika memang sewaktu-waktu dibutuhkan, kami bisa langsung mengirimkan air bersih ke daerah-daerah tersebut," jelas Winarto.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed