UNBK Hari Pertama di Surabaya, Tegang Hingga Lancar

Ongq Rifaldy Litualy - detikNews
Senin, 09 Apr 2018 17:41 WIB
Foto: Ongq Rifaldy Litualy
Surabaya - UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) hari pertama berlangsung serentak di seluruh kota di Jawa Timur, tak terkecuali di Surabaya.

Seperti yang terpantau di SMAN 16, Jalan Raya Prapen, Tenggilis Mejoyo Surabaya. Wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, Ridwan (56) mengatakan, ujian hari ini berjalan lancar dan aman karena sudah dipersiapkan jauh-jauh hari.

Di sekolah ini, masing-masing kelas diisi oleh 20 anak yang mengikuti ujian. "Ujian berjalan lancar hari ini karena pengecekan alat-alat pendukung sejak dari minggu kemarin," ungkapnya.

Kendati demikian, Ridwan mengutarakan bahwa pihak sekolah tetap mengantisipasi segala kemungkinan seperti terkait penyediaan komputer dan perangkat penunjang kegiatan ujian lainnya.

UNBK Hari Pertama di Surabaya, Siswa: Tegang dan Takut Salah JawabanFoto: Ongq Rifaldy Litualy

"Masing masing kelas sudah disiapkan komputer lebih untuk membantu siswa jikalau terjadi kesalahan pada komputer. Selain komputer, nantinya kan ada teknisi yang tersedia di tiap ruangan yang juga akan membantu siswa jika terjadi kendala teknis dalam penggunaan komputer." terang Ridwan.

Ridwan menambahkan, sekolah tidak membebankan siswa untuk membawa laptop sendiri karena SMAN 16 telah mendapatkan bantuan berupa 30 komputer dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. "Tidak perlu membawa laptop, sekolah sudah menyediakan. Siswa hanya harus datang kemudian ke musala untuk berdoa dan siap untuk ujian paginya," imbuhnya.

Lain halnya dengan pelaksanaan UNBK di SMAN 10 Surabaya. Dari hasil pantauan detikcom, sekolah ini ternyata kekurangan komputer atau laptop. Usmani Haryono, Humas SMAN 10 Surabaya mengaku sempat memohon kepada wali murid agar bisa memberikan bantuan laptop.

"Lancar jaya ujian hari ini. Tetapi kami ada kendala, kemarin sempat kekurangan alat teknis namun sudah dibantu orang tua wali untuk laptopnya itu," papar Usmani.


UNBK Hari Pertama di Surabaya, Siswa: Tegang dan Takut Salah JawabanFoto: Ongq Rifaldy Litualy

Dari 410 siswa yang mengikuti UNBK di sekolah yang terletak di Jalan Jemursari, Wonocolo ini, juga ada dua anak berkebutuhan khusus yang ambil bagian dalam ujian. "Ada Gema (17) yang adalah tuna daksa dan Fajar (17) tuna rungu. Keduanya lancar-lancar saja saat mengerjakan sejauh ini," terang Usmani.

Kendati demikian, para guru mengakui jika kelancaran hari pertama UNBK ini tidak dapat dilepaskan dari kerjasama antara pemerintah kota dan pemerintah provinsi, serta PT Telkom dan PLN.

"Terima kasihlah kepada Telkom dan PLN karena selama ujian berlangsung sementara pemadaman listrik jangan dulu ya, jangan sampai. Dan juga Telkom soalnya jaringan internetnya lancar untuk hari ini," ujar salah satu guru pengawas, Wiwiati dari SMAN 10 Surabaya.

Ketika diminta pendapat tentang pelaksanaan ujian hari ini, Yulina, salah satu siswa SMAN 10 Surabaya pun mengaku masih tegang dan ragu karena takut salah memberikan jawaban.

"Alhamdulillah lancar walaupun sempat tegang. Yang ditakuti itu nantinya matematika besok sama bahasa inggris. Semoga bisa selesai kerja tepat waktu," harapnya.

UNBK Hari Pertama di Surabaya, Siswa: Tegang dan Takut Salah JawabanFoto: Ongq Rifaldy Litualy
(lll/lll)