Pendukung Berharap Mukjizat Cawalkot Anton Bebas dari Jerat KPK

M Aminudin - detikNews
Minggu, 25 Mar 2018 15:44 WIB
Pendukung menggelar doa agar cawalkot Malang Moch Anton bebas dari jerat KPK. (Foto: M Aminudin/detikcom)
Malang - Doa dipanjatkan sebagai penutup istigasah digelar tim pemenangan Moch Anton-Syamsul Mahmud di Posko Cengger Ayam, Malang. Pendukung berharap Moch Anton bebas dari jerat hukum KPK.

"Ada mukjizat, Abah Anton bisa terbebas dari jerat hukum, Allohumma amin," kata Abdul Wahid Gozali saat memimpin doa, Minggu (25/3/2018).

Istigasah diikuti kader parpol pengusung Moch Anton-Syamsul Mahmud yang maju di Pilwali Malang 2018. Termasuk di antaranya calon wakil wali kota Syamsul Mahmud.


Abdul Wahid Gozali menyampaikan Abah Anton merupakan orang yang ahli sedekah, figur yang alim, dan tak mungkin korupsi.

"Abah Anton orang alim dan ahli sodaqoh," ucap Gus Wachid, sapaan akrab Abdul Wachid Gozali.

Ketua Tim Pemenangan Moch Anton-Syamsul Mahmud, Arief Wahyudi, di sela istigasah menyatakan Abah Anton justru membawa kesejahteraan kepada masyarakat Kota Malang.

"Bukan malah mengambil uang rakyat atau korupsi seperti yang sekarang diduga," tegas Arif.


Usai istigasah, acara dilanjutkan dengan konslidasi internal parpol pengusung Anton-Syamsul Mahmud. Agenda kampanye bakal terus dijalankan untuk pemenangan paslon dengan nomor urut 2 itu.

"Kami bisa memastikan semua komponen solid, begitu juga dengan parpol pengusung Abah Anton-Syamsul Mahmud," tuturnya.

Moch Anton yang juga wali kota Malang nonaktif ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap dalam pembahasan APBD-Perubahan tahun anggaran 2015. Selain Anton, 18 anggota DPRD Kota Malang juga jadi tersangka. (trw/trw)