DetikNews
Rabu 21 Maret 2018, 22:43 WIB

Ini Penampakan Rumah Mujiono yang Bayar Utang Pakai Uang Mainan

Adhar Muttaqin - detikNews
Ini Penampakan Rumah Mujiono yang Bayar Utang Pakai Uang Mainan Rumah yang hendak dijual Mujiono (Foto: Adhar Muttaqin/detikcom)
Tulungagung - Mujiono, warga Desa Pulosari, Kecamatan Ngunut, menjual salah satu rumahnya seharga Rp 15,1 miliar. Namun pembayarannya justru bermasalah, karena dibayar dengan uang mainan. Lantas bagaimana kondisi rumah tersebut?

Rumah pengusaha yang dijual ini berada di Desa Sumberjokulon atau berjarak sekitar 300 meter dari rumah utamanya di Desa Pulosari. Dibanding deretan perumahan warga yang ada di sekitarnya, bangunan milik Muji tergolong paling mentereng.




Rumah dua lantai tersebut berdiri kokoh di ruas jalan desa yang menghubungkan antara Desa Pulosari dengan Sumberjokulon. Pagar besi tinggi menjadi perisai bangunan bergaya modern ini. Di halaman depan terdapat sebuah patung singa berukuran besar.

Dari sisi akses, posisi rumah milik Mujiono cukup mudah dijangkau, dari ruas jalan utama provinsi hanya barjarak sekitar satu kilometer. Lantas kenapa bangunan di Kecamatan Ngunut tersebut bisa laku di atas Rp 15,1 miliar.

Ini Penampakan Rumah Mujiono yang Bayar Utang Pakai Uang MainanFoto: Adhar Muttaqin/detikcom

"Karena pembeli mintanya seluruh bangunan dan isi rumahnya maka saya tawarkan Rp 17 miliar, kemudian ditawar dan sepakat pada angka Rp 15,1 miliar," kata Mujiono, Rabu (21/3/2018).

Menurutnya, rumah tersebut memiliki fasilitas lengkap termasuk berbagai perabot antik yang memiliki nilai tinggi . Rumah inilah yang saat ini menjadi jaminan utang modalnya di BCA Tulungagung.

"Saya menjual rumah ini karena ingin saya pakai untuk membayar utang yang macet sejak dua tahun ini," imbuhnya kepada detikcom.


Muji menjelaskan, dalam proses penjaminan sebelumnya, kondisi lahan dan bangunan tidak seperti yang saat ini, karena pada waktu itu hanya berupa lahan beserta kolam ikan.

Dari niat untuk membayar utang itulah hingga akhirnya Muji didatangi oleh Ali, warga Papungan Kecamatan Kanigoro Blitar yang berniat membeli rumahnya. Ali disebut merupakan perantara dari seseorang yang memiliki uang.
(bdh/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed