DetikNews
Selasa 20 Februari 2018, 14:22 WIB

Sulitnya Sekolah Ini Pindahkan Keranda yang Ada di Gudang

Muhajir Arifin - detikNews
Sulitnya Sekolah Ini Pindahkan Keranda yang Ada di Gudang Keranda yang ada di gudang SD Trajeng II (Foto: Muhajir Arifin)
Pasuruan - SDN Trajeng II, Kota Pasuruan kebingungan mencari solusi pemindahan keranda dan peralatan mengurus jenazah milik warga yang ada di lingkungan sekolah. Pasalnya keranda tersebut sudah lama berada di sekolah.

Selain itu, pihak sekolah juga tak berani menentukan sikap karena masalah kepemilikan lahan sekolah. Lahan sekolah tersebut ternyata tak memiliki sertifikat.

"Kami sudah datangi kantor kelurahan menyampaikan niat agar bagaimana caranya keranda itu dipindah. Pihak kelurahan katanya akan bermusyawarah dengan warga di RW 2 karena keranda tersebut milik lingkungan RW 2," kata Kasek SDN Trajeng II Kusmardiyanto di kantornya, Jalan Sulawesi 8, Kota Pasuruan, Selasa (20/2/2018).

Kusmardiyanto mengaku sangat berharap pada kebijaksanaan warga. Di satu sisi keberadaan keranda tersebut membuat pihak sekolah dan siswa kurang nyaman, namun di sini lain, pihak sekolah juga tak berani menolak.

"Sebenarnya kami ingin hibahkan lahan sekolah yang dipakai gudang itu kepada warga. Nanti biar pintunya diarahkan ke utara atau ke perkampungan, yang penting bukan di dalam sekolah. Namun setelah kami telusuri, lahan sekolah ini ternyata masih belum jelas, belum ada sertifikatnya, jadi kami tak berani mengusulkan itu (menghibahkan lahan)," terangnya.

Baca juga: Sidak Sekolah, Anggota DPRD Ini Temukan Keranda di Gudang

Jalan menuju ke gudang kerandaJalan menuju ke gudang keranda (Foto: Muhajir Arifin)
Baca juga: Keranda di Gudang Sekolah Ini Jadi Penyebab Jumlah Siswa Menurun

Jumari, salah seorang guru menimpali, bahwa lahan sekolah tersebut belum jelas apakah milik warga atau pemerintah. Yang pasti, kata dia, sebelum sekolah berdiri pada 1977, lahan tersebut berupa tanah lapang.

"Menurut cerita-cerita orang ini lahan lapang yang dulunya jadi tempat tong-tong BBM (Bahan Bakar Minyak). Kami nggak tahu milik pribadi atau pemerintah," terang Jumari.

Terlepas dari belum jelasnya status lahan, pihak sekolah berharap ada solusi terkait masalah tersebut. Pihak dinas diharapkan turun tangan untuk membantu.

"Penyelesaian secara musyawarah lah semua pihak. Yang pasti kami ingin keranda itu pindah," imbuh Kusmardiyanto.
(iwd/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed