DetikNews
Senin 18 Desember 2017, 08:42 WIB

Polisi Ganteng Tertabrak KA, Kapolda: Akan Diberi Kenaikan Pangkat

Rois Jajeli - detikNews
Polisi Ganteng Tertabrak KA, Kapolda: Akan Diberi Kenaikan Pangkat Foto: Istimewa
Jombang - Polda Jawa Timur akan memberi penghargaan bagi polisi ganteng, Bripda Sheriff Gagah Hidayatulloh-yang meninggal tersambar KA. Polda Jatim akan menurunkan tim untuk penyelidikan. Saat itu pria berusia 23 tahun berusaha menghalau pengendara yang menerobos palang pintu kereta api di Jombang.

"Nanti ada tim yang menilai. Kalau dinilai memang (meninggal dunia) karena menjalankan tugas, ada kecelakaan, pasti kita kasih penghargaan," kata Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin usai menerima kru sang Juara Liga 1 Tahun 2017, Bhayangkara FC, di Surabaya, Minggu (17/12/2017) malam.

Baca Juga: Foto Polisi Ganteng yang Meninggal Akibat Tertabrak KA Viral

Kapolda memerintahkan tim dari Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam), Inspektorat pengawasan daerah (Itwarsda) dan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur, bergerak hari ini, Senin (18/12/2017).

"Kalau sudah ada laporannya, akan kita kaji. Kalau memang (meninggalnya) dalam kondisi dinas betul, bukan karena masalah apa-apa, akan kita beri penghargaan," ujarnya.

Polisi ganteng tertabrak KA di Jombang/Polisi ganteng tertabrak KA di Jombang/ Foto: Istimewa


Baca Juga: Ini Sosok Polisi Ganteng yang Tewas Disambar KA di Jombang

Bripda Sheriff ini meninggal karena sedang menjalankan tugas mengatur lalu lintas. Dia berusaha menghalau pengendara motor yang menerebos palang pintu di perlintasan KA di Desa Plosorejo, Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang.

"Makanya saya turunkan tim untuk melihat, apakah betul seperti itu. Kalau betul, pasti kita beri penghargaan. Otomatic itu," tuturnya.

Penghargaan yang akan diberikan kepada Bripda Sheriff itu bisa dinaikkan pangkatnya satu tingkat.

"Penghargaan bisa kenaikan pangkat. Pokoknya sesuai aturan yang ada. Jadi jangan serta merta, tapi kita cek dulu. Benar, ya kita kasih penghargaan," jelasnya.

Bripda Sheriff bersama orangtuanya/Bripda Sheriff bersama orangtuanya/ Foto: Istimewa

Baca Juga: Polisi di Jombang Tewas Disambar KA Saat Atur Lalu Lintas

Kapolda juga mengingatkan kembali kepada anggotanya di seluruh jajaran, agar dalam menjalankan tugasnya tetap mengutamakan keselamatan pribadinya terlebih dahulu, sebelum menyelamatkan orang lain.

"Kewaspadaan dalam menjalankan tugas. Keselamatan pribadi lebih diutamakan. Kalau menghalau orang lain selamat tapi dirinya tidak selamat, buat apa," tandasnya.

Bripda Sheriff tewas disambar KA Bangunkarta di perlintasan Bandar Kedungmulyo saat bertugas mengatur kepadatan arus lalu lintas, Sabtu (16/12/2017) sekitar pukul 17.21 WIB. Saat itu korban berusaha menghalau pengendara sepeda motor yang nekat menerobos palang pintu.

Bripda Sheriff lahir di Jombang 7 Januari 1994 silam. Almarhum anak ke dua dari dua bersaudara pasangan Maksum (59) dan Endang Salindri Rahayu (58). Ayahnya juga anggota Polri berpangkat Aiptu yang menjabat Kepala SPKT Polsek Diwek, Jombang.

(roi/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed