"Saya bingung. Pihak rumah sakit menyalahkan polisi, polisi menyalahkan pihak rumah sakit. Saya harus kemana kalau seperti ini," ujar Djumat saat ditemui detik di rumahnya di Jalan MT Haryono X, Jati, Kota Probolinggo, Selasa (31/10/2017).
Pada siang tadi, Djumat dipertemukan dengan polisi dan pihak RSUD dr R Soedarsono. Dalam pertemuan tersebut, Djumat yang hendak meminta pertanggungjawaban dari dua instansi itu justru harus disuguhi saling tuding antara polisi dan pihak rumah sakit. Mereka saling menyalahkan.
Dalam pertemuan itu, Djumat meminta agar makam anaknya yang ada di Pemakaman Umum Karangwingko, Kota Pasuruan dibongkar dan jenazah anaknya dipindah ke Probolinggo. Pembongkaran makam sekaligus untuk melakukan autopsi ulang terhadap jenazah Dedy.
Baca juga: Disangka Kuliah, Dedy Ternyata Tewas Kecelakaan dan Telah Dikubur
![]() |
"Diautopsi agar saya yakin anak saya memang mengalami kecelakaan. Atau jangan-jangan ada organ tubuh anak saya yang diambil petugas medis," kata Djumat.
Namun permintaan Djumat itu justru dibalas dengan permintaan polisi yang mengharuskan Djumat mengurus rekomendasi ke Polda Jatim agar kuburan Dedy bisa dibongkar. Djumat dongkol bukan main.
"Masa saya disuruh meminta rekomendasi ke Polda Jatim, inikan kejadiannya di Polres Pasuruan Kota," geram Djumat.
"Saya ini tidak minta apa-apa, saya cuma minta jenazah anak saya. Tolonglah, itu buah hati saya," pinta Djumat memelas.
Karena merasa dipersulit itulah, Djumat akhirnya memutuskan hendak melapor ke Polda Jatim. "Rencananya besok saya lapor ke Polda Jatim," tandas Djumat.
(iwd/iwd)
Namun permintaan Djumat itu justru dibalas dengan permintaan polisi yang mengharuskan Djumat mengurus rekomendasi ke Polda Jatim agar kuburan Dedy bisa dibongkar. Djumat dongkol bukan main.
"Masa saya disuruh meminta rekomendasi ke Polda Jatim, inikan kejadiannya di Polres Pasuruan Kota," geram Djumat.
"Saya ini tidak minta apa-apa, saya cuma minta jenazah anak saya. Tolonglah, itu buah hati saya," pinta Djumat memelas.
Karena merasa dipersulit itulah, Djumat akhirnya memutuskan hendak melapor ke Polda Jatim. "Rencananya besok saya lapor ke Polda Jatim," tandas Djumat.