Umi dan Triningsih tiba di Bandara Juanda sekitar Kamis (23/2/2017) pukul 19.00 WIB dan sampai di Pasuruan sekitar pukul 20.30 WIB. Triningsih langsung menuju ke rumahnya di Beji, begitu pula dengan Umi yang langsung pulang ke Bangil. Kondisi dua perempuan bersaudara ini sehat meski tampak lelah.
Kedatangan Umi ini disambut tangis haru sanak saudara yang sejak siang menunggu. Selain keluarga, tampak pula tetangga dan Camat Bangil, Rahmat Saifuddin.
Dua jamaah umroh asal Pasuruan ditahan di Jeddah disambut keluarga Foto: Muhajir Arifin |
"Alhamdulillah, saya dan ibu Tri sehat, meski sangat capek," kata Umi di rumahnya.
Umi mengaku sangat merindukan kampung halaman. Selain kedua anaknya, Lyan dan Berlin Marganita, ia mengaku selalu memikirkan ketiga cucunya.
"Suasana rumah ini yang saya rindukan, terutama tiga cucu saya," ujarnya.
Umi mengisahkan ia dan Triningsih sangat syok dan tak menyangka candaan soal bom berbuntut panjang hingga ditahan. Meski demikian, ia mengaku mengambil hikmah dari peristiwa tersebut.
"Hikmahnya saya semakin dekat dengan Allah. Saya di sana jarang tidur. Waktu saya gunakan sholat dan ngaji. Pelajaran bagi saya agar lebih hati-hati bicara," tutur Umi.
Dua jamaah umroh asal Pasuruan ditahan di Jeddah tiba di rumah Foto: Muhajir Arifin |
Menurutnya, Triningsih juga merasa sangat terpukul dengan kejadian tersebut. Di dalam tahanan, Tri jarang mandi dan jarang makan.
"Makanya begitu dapat kabar kami boleh pulang, kami langsung sujud syukur," ungkapnya.
Sementara Berlin, putri Umi, mengaku lega akhirnya bisa berkumpul kembali dengan ibunya. Selama ibunya ditahan, ia mengaku tak pernah bisa tenang, meski beberapa kali melakukan video call.
"Alhamdulillah, mama pulang dan sehat. Kami bisa lega dan kembali tenang bekerja," kata perempuan yang bekerja sebagai marketing di salah satu showroom mobil di Pasuruan ini.
Berlin mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang membantu proses kepulangan ibu dan tantenya. "Terima kasih pada semua yang membantu, terutama pihak KBRI," pungkas Berlin. (fat/fat)












































Dua jamaah umroh asal Pasuruan ditahan di Jeddah disambut keluarga Foto: Muhajir Arifin
Dua jamaah umroh asal Pasuruan ditahan di Jeddah tiba di rumah Foto: Muhajir Arifin