Bikin Kredit Fiktif Rp 1,3 M, Eks Direktur BKK di Sukoharjo Ditahan

ADVERTISEMENT

Bikin Kredit Fiktif Rp 1,3 M, Eks Direktur BKK di Sukoharjo Ditahan

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Kamis, 13 Jan 2022 18:28 WIB
Kejaksaan Negeri Sukoharjo menahan Suyadi, mantan Direktur PD BKK yang diduga membuat kredit fiktif.
Kejaksaan Negeri Sukoharjo menahan Suyadi (rompi merah) dalam kasus dugaan korupsi. (Foto: Dok Kejari Sukoharjo)
Sukoharjo -

Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo menahan Suyadi, mantan Direktur PD BKK Weru Kabupaten Sukoharjo (sekarang PT BKK Jateng Cabang Kabupaten Sukoharjo kantor kas Weru). Dia diduga menyalahgunakan kredit nasabah senilai Rp 1,3 miliar.

Plt Kepala Kejari Sukoharjo, Agita Tri Moertjahjanto, mengatakan Suyadi telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana korupsi. Dia ditahan pada Kamis (13/1/2022) sore.

"Karena dikhawatirkan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti, tersangka kami tahan. Selama 20 hari ke depan kita titipkan ke Rutan Polres Sukoharjo," kata Agita kepada wartawan, Kamis (13/1/2022).

Agita menjelaskan pihaknya mulai melakukan penyelidikan sejak September tahun lalu. Hingga hari ini sudah ada tiga alat bukti yang dikumpulkan.

"Kami mengantongi tiga alat bukti, termasuk keterangan 25 saksi, keterangan dua orang ahli. Penghitungan kerugian negara sekitar Rp 1.383.750.000," ujar dia.

Adapun modus yang dilakukan tersangka ialah mengajukan kredit atas nama keluarganya pada periode 2010-2011. Tapi uang tersebut digunakan untuk tersangka untuk keperluan pribadi.

"Ini merupakan kredit fiktif 19 nasabah PD BKK Weru pada 2010-2011, jadi dilakukan dua tahun," ungkapnya.

Saat ini belum ada barang bukti hasil kejahatan yang disita Kejari Sukoharjo. Namun ada dana sekitar Rp 200 juta yang berhasil diselamatkan.

"Ada sekitar Rp 200 juta yang berhasil diselamatkan. Kemungkinan masih bisa bertambah," pungkasnya.

(ahr/ams)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT