Jalan Rusak di Klaten Viral Jadi Mural Akhirnya Diperbaiki

Achmad Syauqi - detikNews
Rabu, 12 Jan 2022 13:15 WIB
Jalan rusak yang jadi mural di Bulurejo, Juwiring,Klaten, sudah ditambal, Rabu (12/1/2022).
Jalan rusak yang jadi mural di Bulurejo, Juwiring,Klaten, sudah ditambal, Rabu (12/1/2022). (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Jalan rusak di Desa Bulurejo, Kecamatan Juwiring, Klaten, Jawa Tengah sempat viral di media sosial usai disebut jadi ajang 'lomba mural dalan rusak'. Kerusakan jalan yang dibuat gambar burung itu pun akhirnya ditambal, hari ini.

"Tadi ditambal sekitar jam 10.00 WIB. Yang nambal sekitar 10 orang dengan mobil DPU," kata penjual pulsa di depan lokasi, Aris Prasetyo (31) kepada detikcom, Rabu (12/1/2022).

Aris menjelaskan, jalan rusak yang kini ditambal itu sebelumnya sempat viral. Namun yang ditambal hanya titik di desa Bulurejo saja.

"Yang ditambal hanya yang di sini saja. Yang lainnya kayaknya belum ditambal. Sebelumnya digambar burung tapi gambarnya ketutupan," jelas Aris.

Aris mengaku senang jalan sudah ditambal karena sering membahayakan pengguna jalan. Lubang tersebut disebutnya sering mengagetkan pengendara dari arah barat.

"Kadang menghindari dan kaget. Ya mestinya yang berbahaya semacam ini mendapat perhatian, tidak harus viral dulu," imbuh Aris.

Pantauan detikcom di lokasi, lubang jalan sudah ditambal aspal baru. Gambar mural burung tidak lagi tampak.

Di desa tersebut hanya dua titik yang ditambal, selain yang digambar burung ada juga di sisi barat desa. Namun kerusakan di Desa Jaten, yang satu jalur masih dibiarkan berlubang.

Camat Juwiring Herlambang Joko Santoso mengatakan kerusakan sudah dibenahi. Diharapkan tidak lagi berbahaya.

"Sudah, tadi sudah ditambal semoga tidak rawan kecelakaan. Selain itu, ada juga lubang di Desa Trasan, sudah dilaporkan juga," kata Herlambang kepada detikcom.

Diwawancarai secara terpisah, Ketua Komisi 3 Bidang Pembangunan DPRD Klaten, Basuki Effendi mengatakan kerusakan jalan sudah dirapatkan dengan DPUPR Pemkab Klaten. Hasilnya sudah ada anggaran di tahun 2022.

"Kemarin sudah kita rapatkan, titik kerusakan jalan sudah didata. Tahun ini ada anggaran pemeliharaan Rp 13 miliar untuk jalan," kata Effendi.

Menurut Effendi, pihaknya berharap urgensi titik kerusakan jalan dikaj. Jika memang dinilai urgen dia minta bisa ditangani dengan material cadangan.

"Titik mana yang urgen harapannya segera ditangani. Jika tidak bisa dengan APBD tahun ini yang harus lelang, bisa dengan material cadangan tanpa harus menunggu viral," ungkap Effendi kepada detikcom.

Sebelumnya diberitakan, kerusakan jalan Kepoh-Juwiring, Desa Bulurejo, Kecamatan Juwiring, Klaten, Jawa Tengah digambar menjadi pola seekor burung. Lubang jalan yang digambar itu viral setelah ditulisi kalimat 'lomba mural dalan (jalan) rusak'.

Unggahan jalan rusak bergambar burung itu kali pertama diunggah di akun Instagram @kabar_klaten pada Sabtu (8/1) sore. Setelah 16 jam sejak diposting, jalan rusak bergambar burung itu ditanggapi sebanyak 4.752 kali.

(aku/ams)