Jalan Rusak di Klaten Sampai Dijadikan 'Lomba Mural', Saking Apanya?

Achmad Syauqi - detikNews
Minggu, 09 Jan 2022 12:13 WIB
Lomba mural jalan rusak di Klaten, Minggu (9/1/2022).
Lomba mural jalan rusak di Klaten, Minggu (9/1/2022). (Foto: Tangkapan layar IG @kabar_klaten)
Klaten -

Kerusakan jalan Kepoh-Juwiring, Desa Bulurejo, Kecamatan Juwiring, Klaten, Jawa Tengah digambar menjadi pola seekor burung. Lubang jalan yang digambar itu viral setelah ditulisi kalimat lomba mural dalan (jalan dalam Bahasa Jawa) rusak.

Unggahan jalan rusak bergambar burung itu kali pertama diunggah di akun Instagram @kabar_klaten pada Sabtu (8/1/2022) sore. Setelah 16 jam sejak diposting, jalan rusak bergambar burung itu ditanggapi sebanyak 4.752 kali

Pada unggahan foto itu terlihat jalan aspal yang berlubang. Lubang aspal tersebut di sekelilingnya dicat semprot warna putih yang membentuk gambar burung.

Di bagian atas gambar ditulis kalimat 'Lomba Mural Dalan Rusak'. Di belakang jalan rusak itu terdapat deretan toko yang sedang buka.

Postingan itupun mendapatkan berbagai komentar warga. "Rekor muri Viral mural jalan rusak terbanyak," komentar akun @santos-xxx.

Akun @haitrickbettaxxxx menulis komentar sebagai berikut:

"aku
bingung kenapa tiap jalan yg
rusak itu sering gk nempel
antara aspal lama dan aspal
baru, trs aspal baru mletre/
geser ke kanan/kekiri..
yg slh apakah kualitas ny,
kontur tanah nya atau pikiran
saya?.."

Ada juga komentar yang menanggapi positif. Akun @muhsigitxxxx berkomentar, "Dengan viralnya mural di jalan rusak ini akan berdampak baik pada pengendara yang akan lebih hati2 saat ada jalan
rusak. Bisa jadi tanda kalau
disitu jalannya rusak. Viral
ajasok tau gueeehhh,".

Salah seorang warga yang ditemui detikcom di lokasi jalan rusak, Kardiyono (45), menjelaskan jalan rusak itu sengaja digambari warga. Yang menggambar ternyata ketua kelompok pemuda setempat.

"Yang menggambar itu ketua pemuda sini Dusun Kauman. Karena sudah lama jalan tersebut rusak," ungkap Kardiyono pada detikcom, Minggu (9/1/2022).

Jalan tersebut, kata Kardiyono, sudah cukup lama rusak dan belum ditambal. Padahal merupakan jalan ramai dan jalan milik kabupaten.

"Sudah cukup lama rusaknya belum ditambal. Padahal ini jalan kabupaten atau jalan DPU," sebut Kardiyono.

Camat Juwiring, Herlambang Joko Santoso, menambahkan kerusakan jalan tersebut sudah dilaporkan ke dinas terkait. Bahkan ada petugas yang menyurvei lokasi itu.

"Sudah disampaikan ke dinas terkait. Itu dari DPU cabang Delanggu sudah survei lokasi," ungkap Herlambang saat dihubungi detikcom.

Simak juga 'Jalan Rusak Tak Diperbaiki, Warga di Subang Blokir Jalan!':

[Gambas:Video 20detik]



(sip/dil)