Pegawai Kontrak Pemkot Solo yang Viral ke Papua Tanpa Izin Disanksi!

Ari Purnomo - detikNews
Minggu, 12 Des 2021 19:26 WIB
Mesin Absensi Sidik Jari yang dirancang khusus dengan Teknologi Terdepan saat ini. Mesin ini memiliki kapasitas memory yang besar dan dilengkapi dengan fitur canggih. dikhy sasra/ilustrasi/detikfoto
Ilustrasi mesin absensi. (Foto: Dikhy Sasra/detikcom)
Solo -

Seorang Pegawai Tenaga Kerja dengan Perjanjian Kontrak (TKPK) Pemkot Solo yang bertugas di DPRD, FM, viral di media sosial karena tak masuk kerja tanpa izin. FM akhirnya dijatuhi sanksi berupa surat peringatan (SP) 1.

"Yang bersangkutan sudah saya beri surat peringatan tertulis (SP 1). FM juga sudah berjanji siap dijatuhi sanksi berat jika mengulanginya lagi," kata Plt Sekwan Kinkin Sultanul Hakim saat dihubungi detikcom, Minggu (12/12/2021).

Kinkin menjelaskan FM pergi ke Papua bukan dengan tujuan pelesiran. Melainkan FM disebut pergi ke Papua untuk memberikan pendampingan anak-anak.

"Jadi FM itu memang mendapatkan undangan dari UNICEF, karena FM ini punya empowering untuk anak-anak, berkaitan dengan kota layak anak," urainya.

Kinkin juga mengatakan FM sebenarnya sudah mengajukan izin kepada atasannya langsung. Namun izin tersebut masih sebatas lisan saja dan belum resmi.

"Saya belum sempat memproses izinnya, tapi yang bersangkutan sudah berangkat ke Papua. Mungkin karena surat dari UNICEF itu datangnya juga mepet, jadi FM ini berangkat duluan," ucapnya.

Kinkin menyebut kinerja FM selama ini cukup bagus. Absennya FM, lanjutnya, merupakan ketidaksesengajaan.

"Kalau orangnya tidak baik pastinya akan kami tindak tegas langsung, tapi FM ini sebenarnya ke Papua dengan tujuan bukan untuk bersenang-senang sendiri," papar Kinkin.

"Minggu depan seluruh TKPK di DPRD akan kita kumpulkan untuk memberikan pengarahan, diharapkan kejadian ini tidak terjadi lagi," pungkasnya.

(sip/sip)