Pelanggaran PPKM

Pemkot Tutup Holywings di Kota Lama Semarang: Karena Disorot Tokoh Nasional

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 13:14 WIB
Semarang -

Satpol PP Kota Semarang menutup sementara dua restoran atau kafe yakni Holywings dan Marabunta di kawasan Kota Lama Semarang, Jawa Tengah. Hal ini sebagai buntut dari pelanggaran dua kafe itu terhadap aturan PPKM Level 1 yang berlaku di Semarang saat ini.

"Ini akan dibuka satu bulan lagi, jadi tanggal 27 November dibuka. Ini karena sudah membikin tokoh nasional menyoroti kejadian seperti ini di Holywings dan Marbunta ini. Kami minta owner-nya tertib lah," ujar Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto, kepada wartawan di Semarang, Rabu (27/10/2021).

Sebelumnya pelanggaran yang dilakukan dua kafe itu sudah ditindaklanjuti oleh Polrestabes Semarang pada dini hari kemarin. Keduanya melanggar batas waktu operasional pada PPKM level 1 yaitu melebihi pukul 24.00 WIB.

Hingga akhirnya Satpol PP Kota Semarang juga datang untuk menegakkan Perda berupa penutupan sementara hari ini. Fajar melanjutkan, tindakan serupa pada tempat lain yang melanggar aturan PPKM di Semarang.

"Ternyata masih ada kafe yang melebihi (jam operasional) sehingga Pak Kapolres turun sendiri. Dicek memang dua ini di atas jam 00.00. Sehingga kami selaku penegak Perda hadir di sini tempeli stiker penutupan sementara," jelas Fajar.

"Kalau masih ndablek (bandel) kita akan berikan surat rekomendasi pencabutan izin," imbuhnya.

Sementara itu perwakilan dari pihak dua Holywings dan Marabunta belum bisa ditemui hari ini. Pengelola kedua kafe itu disebut sedang berada di tempat.

Diberitakan sebelumnya, dua kafe itu disegel polisi hari Selasa (26/10) dini hari. Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar mengatakan penyegelan dilakukan karena pelaku usaha itu bandel. Dalam aturan PPKM level 1 sudah dijelaskan tentang batas waktu operasional.

"Senin (25/10) siang sudah diarahkan dan diperingati di ruang kerja wali kota. Malam tadi melanggar lagi langsung ditindak serta lokasi sudah di-police line," kata Irwan.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya...