Terpopuler Sepekan

Melihat Lagi Gegeran Banteng Vs Celeng di Jateng

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 16 Okt 2021 12:07 WIB
Massa DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur (Jaktim) melakukan longmarch dari Jalan Matraman Raya menuju Polres Jakarta Timur.
Ilustrasi PDIP (Foto: Rifkianto Nugroho)

FX Rudy pro celeng

Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, turut memberi komentar terkait polemik banteng vs celeng. Mantan Wali Kota Solo itu ternyata mendukung adanya barisan celeng.

"Itulah demokrasi, cepat lebih menguntungkan itu singkatan celeng. Ini kalau yang namanya mengenalkan orang tidak dari awal ya kapan kenalnya," tuturnya kepada wartawan, Kamis (14/10).

"Kalau Solo mau deklarasi ya kami persilakan nanti silakan ke DPC dan aspirasi nanti akan kita serahkan kepada DPP dan DPD, itulah kinerja celeng. Celeng adalah bagaimana menjalankan perintah partai sesuai aturan yang ada," ucap Rudy.

Rudy juga menyatakan dukungannya terhadap Ganjar di Pilpres 2024. Dia bahkan tidak peduli jika nantinya apa yang dilakukannya ini akan mendapatkan sanksi dari DPP.

"Kalau bangsa Indonesia ingin mendapatkan anugerah (ganjaran) ya Ganjar Pranowo, ini dikatakan deklarasi ya monggo yang punya hak untuk memberi sanksi itu DPP," tegasnya.

Di sisi lain, Rudy juga membandingkan masalah ini dengan Pilkada Solo yang sempat memunculkan dua calon, yakni Achmad Purnomo dan Gibran Rakabuming Raka. Meski Rudy sejak awal berkukuh mendukung Purnomo, dia kemudian tetap mengikuti perintah Megawati yang sudah menunjuk Gibran sebagai Calon Wali Kota Solo.

"Kalau Ketum memutuskan yang lain itu keputusan Ketum. Solo kan sudah pernah mengalami, partai sudah punya pencalonan namun ketika Ketum memutuskan Mas Gibran dan Pak Teguh, hukumnya PDIP berjuang untuk memenangkan," kata FX Rudy kepada wartawan, Kamis (14/10/2021).

"Sama dengan 2024 tidak perlu diributkan, deklarasi ya biarkan, demokrasi mulai sekarang menyampaikan, menawarkan seseorang kepada rakyat adalah hal yang penting," tuturnya.

Selanjutnya, Gibran turut angkat bicara...