Bertambah, Klaster Tilik di Bantul Jadi 11 Orang Positif Corona

Pradito Rida Pertana - detikNews
Sabtu, 16 Okt 2021 09:02 WIB
Corona Virus test report Stock Image, Test tube
Ilustrasi kasus Corona (Foto: Getty Images/iStockphoto/Richard Maguluko)
Bantul -

Klaster tilik atau jenguk orang sakit di Pedukuhan Gokerten, Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul, DIY, bertambah dua menjadi 11 orang. Kedua orang tersebut saat ini menjalani isolasi di Rumah Sakit Lapangan Khusus COVID-19 (RSLKC) Bambanglipuro.

Lurah Srigading, Prabawa Suganda, menjelaskan bahwa setelah klaster tilik ini muncul, pihaknya melakukan tracing terhadap 22 orang pada Kamis (14/10). Sebanyak 22 orang itu merupakan kontak erat kasus sebelumnya.

"Warga yang kontak erat sekitar 22 orang, setelah swab keluar hasilnya, yaitu dua orang positif (COVID-19). Jadi total klaster tilik sampai saat ini ada 11 orang," kata Prabawa saat dihubungi wartawan, Sabtu (16/10/2021).

Prabawa melanjutkan, saat ini dua orang tersebut tengah menjalani perawatan di RSLKC Bambanglipuro, Bantul, yang merupakan lokasi isolasi terpusat.

"Kemarin sore keduanya dijemput petugas untuk dirawat di RSLKC. Dan keduanya juga kooperatif untuk dirawat di RSLKC," ucapnya.

Sementara itu Kepala RSLKC Bambanglipuro dr Tarsisius Glory menjelaskan bahwa kedua pasien positif COVID-19 dari klaster ini masuk dalam kategori orang tanpa gejala. Selain itu, keduanya tidak memiliki penyakit bawaan.

"Kondisi kesehatannya bagus, tidak punya riwayat penyakit atau komorbid. Ya semoga segera bisa pulang dan kembali menjalankan aktivitas hariannya," ujar Glory.

Terkait hal tersebut, Wakil Bupati Bantul sekaligus Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Joko B Purnomo mengatakan bahwa dengan temuan klaster ini membuktikan pandemi belum berakhir. Selain itu, dia meminta masyarakat jujur apabila terkonfirmasi positif COVID-19.

"Puskesmas harus menguatkan tracing, testing dan treatment (3T). Di sisi lain masyarakat juga harus jujur jika dirinya terpapar COVID-19 atau mengalami gejala yang mengarah ke COVID-19," katanya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak sembilan warga di Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terpapar virus Corona atau COVID-19 usai menjenguk salah seorang warga. Belakangan diketahui warga yang dijenguk tersebut positif COVID-19.

Peristiwa itu bermula saat salah seorang warga Pedukuhan Gokerten sakit pekan lalu. Warga sekitar lalu berinisiatif untuk menjenguk tetangganya yang sakit itu.

"Jadi ada 9 warga positif COVID-19 usai menjenguk salah satu warga yang sakit. Nah, kebetulan yang dijenguk itu dirawat oleh keluarga di rumah dan warga mengira hanya sakit biasa," ucap Kepala Urusan Perencanaan Kalurahan Srigading, Sulistiantoro saat dihubungi wartawan, Selasa (12/10).

Selengkapnya di halaman selanjutnya...

Simak video 'Update Corona RI 15 Oktober: Bertambah 915 Kasus, 1.408 Sembuh':

[Gambas:Video 20detik]