Kreatif! Pemuda Kudus Ini Ciptakan Kursi Roda Elektrik Berkendali Joystick

Dian Utoro Aji - detikNews
Sabtu, 16 Okt 2021 08:48 WIB
Pemuda di Kudus membuat kursi roda dengan penggerak joystick untuk warga berkebutuhan khusus, Rabu (13/10/2021).
Pemuda di Kudus membuat kursi roda dengan penggerak joystick untuk warga berkebutuhan khusus, Rabu (13/10/2021). Foto: Dian Utoro Aji/detikcom
Kudus -

Seorang pemuda di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, membuat kursi roda elektrik dengan kendali joystick. Kursi roda itu diharapkan bisa membantu warga yang berkebutuhan khusus.

Pemuda itu adalah Fikri Hanif Wijaya (24) warga Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati. Hanif, sapaannya, tengah membuat kursi roda elektrik. Kursi roda buatannya bisa berjalan dengan kendali joystick.

Saat ditemui, Hanif tengah menyempurnakan kursi roda elektrik tersebut. Dia begitu cekatan untuk membuat kursi roda yang bisa berjalan secara otomatis.

Lulusan teknik mesin Universitas Islam Indonesia itu mengatakan mulanya sempat membuat kursi roda elektrik awal tahun 2020 lalu. Setelah lulus tahun 2020 akhir itu, Hanif berkeinginan untuk membuat kursi roda elektrik kembali.

"Dulu sudah pernah buat tahun 2020 awal tahun. Kemarin sempat PPKM saya teman itu kan masih cari kerja, kayak gabut terus kayaknya kita buat lagi enak nih. Sambil cari dana dan alhamdulillah ada yang mendanai dan juga disupport pak Lurah Getas Pejaten untuk membuat kursi roda yang terbaru," ungkap Hanif kepada wartawan ditemui di Desa Getas Pejaten, Rabu (13/10/2021).

Pemuda di Kudus membuat kursi roda dengan penggerak joystick untuk warga berkebutuhan khusus, Rabu (13/10/2021).Pemuda di Kudus membuat kursi roda dengan penggerak joystick untuk warga berkebutuhan khusus, Rabu (13/10/2021). Foto: Dian Utoro Aji/detikcom

Dia mengatakan kursi roda elektrik yang dibuat ini berbeda dengan sebelumnya. Adapun proses pembuatan itu membutuhkan waktu sekitar satu bulan. Hanif menyebut pendanaan membuat kursi itu menghabiskan sekitar Rp 18 juta.

"Jadi langsung cari referensi, kita ambil referensi dari produk luar, terus kita buat. Setelah itu kita coba dan analisis, dicoba kayak pembuatan gimana baru proses pembuatan. Dan alhamdulillah satu bulan termasuk pembelian komponen dan lainnya. Itu kemarin habis sekitar dari awal sekitar Rp 18 juta," ungkap dia.

Hanif pun mulai merangkai kursi roda elektrik itu. Mulai dari membuat kerangka, memasang baterai, hingga memasang hidrolik.

"Termasuk mekanik, kerangka, muatan elektrik, baterai, hidrolik, sama pekerjaan itu Rp 18 juta. Spare part kebetulan dari luar semua. Karena kendala dalam negeri belum ada buat, cari di luar, produk luar kami impor untuk mendapatkan komponen," jelas Hanif.

Selengkapnya di halaman selanjutnya...

Simak juga 'Piring Pelepah Pinang Solusi Pengganti Styrofoam':

[Gambas:Video 20detik]